Sunday, August 18

Month: June 2018

Ini Saran Anies Baswedan Soal Konflik Pembeli dan Pengambang Reklamasi

Ini Saran Anies Baswedan Soal Konflik Pembeli dan Pengambang Reklamasi

AKTUAL, BISNIS
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan sengketa antara konsumen dengan PT Kapuk Naga Indah (pengembang pulau reklamasi C dan D)  terkait penyegelan bangunan di pulau tersebut. "Diselesaikan saja antara penjual dan pembeli," kata Anies Baswedan  di pulau reklamasi C, Jakarta Utara, pada Kamis, 7 Juni 2018. "Lain kali kalau mau jualan, harus ada izin. Kalau mau membeli, pastikan ada izinnya," ujar Anies Baswedan memberi saran kepada konsumen dan perusahaan pengembang. Pada Januari 2018, kuasa hukum konsumen properti di Pulau C, Kamillus Elu  mengatakan kliennya meminta Kapuk Naga Indah segera merampungkan perizinan. Seperti surat izin penunjukan penggunaan tanah, keterangan rencana kota, hingga izin mendirikan bangunan. Berdasarkan berkas gugatan, enam konsumen
Anies Baswedan Turun Lapangan, Segel Properti Milik Agung Sedayu

Anies Baswedan Turun Lapangan, Segel Properti Milik Agung Sedayu

AKTUAL, PROYEK
JAKARTA - Gebrakan kali ini dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tergolong luar biasa. Ia turun langsung ke lapangan untuk melakukan penyegelan terhadap sejumlah properti yang sudah dikembangkan di Pulau D, Teluk Jakarta. Ia mengklaim apa yang dilakuan ini untuk menegakkan aturan tanpa pandang bulu. "Kami ingin menegaskan bahwa di Jakarta kami menegakkan aturan untuk semua, bukan hanya tegak kepada mereka yang kecil, tali juga mereka yang kuat," kata Anies Baswedan, Kamis, 7 Juni 2018. Penyegelan ini dilakukan pada tahun 2014 dan 2015, lantaran pemilik pulau C dan D reklamasi, PT Kapuk Niaga Indah, melakukan pembangunan tanpa memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Penyegelan kali ini dilakukan terhadap 932 unit bangunan di pulau D yang terdiri dari 212 unit rukan dan 409 rumah
Periksa, Ini 15 Tanda Rumah Anda Bisa Jadi Target Maling

Periksa, Ini 15 Tanda Rumah Anda Bisa Jadi Target Maling

KIAT
WARTAPROPERTI.COM - Saban tahun, terutama saat lebaran tiba kasus pencurian masih terus terjadi. Baik, saat penghuni ada di rumah maupun pada saat rumah ditinggalkan kosong. Memang, tidak semua rumah akan disantroni maling, hanya rumah-rumah tertentu saja. Nah, pertanyaannya, mengapa rumah tertentu itu yang menjadi sasaran dan target maling? Tentu saja faktor pemicunya tidak hanya lantaran satu hal. Ada sejumlah faktor yang bisa membuat dan mengundang maling singgah di rumah Anda. Berikut 15 tanda yang penting dikenali jika rumah Anda bisa masuk dalam list target maling. Pintu rumah Lebih dari separuh kasus perampokan dan pencurin di rumah memilih akses utama masuk ke rumah untuk melakukan aksinya. Selain karena mudah, jalur ini relatif tidak mengundang perhatian orang di sekitar...
Sulitnya Punya Rumah di Arab Saudi, Bunga Bank Menjulang Tinggi

Sulitnya Punya Rumah di Arab Saudi, Bunga Bank Menjulang Tinggi

AKTUAL, FITUR
RIYADH - Sebagaimana ditulis Reuters ada seorang warga Saudi bernama Amer al-Ghamdi yang memiliki impian sederhana, yaitu bisa membeli rumah dengan harga yang terjangkau. Ghamdi merupakan salah satu dari sekitar 1,2 juta orang Saudi yang memiliki penghasilan tak terlalu tinggi dan tak bisa mendapatkan rumah dengan harga yang murah. Pria berusia 35 tahun ini setiap bulannya menghabiskan sebagian besar gajinya US$ 2.670 per bulan untuk membayar utang yang ia pakai saat menikah dan untuk membeli mobil. Ghamdi bersama istrinya, Hanan kini telah memiliki 3 orang anak dan hidup secara hemat. Berdasarkan data konsultan properti AS Jones Lang Lasalle di Arab Saudi harga rumah seluas 250 meter persegi di Saudi seharga 700-850 ribu riyal atau sekitar US$ 186.000 hingga US$ 226.000). Ini artiny
Konsumen Holland Village Tuntut Hak, Dituding Lippo Bikin Kekacauan

Konsumen Holland Village Tuntut Hak, Dituding Lippo Bikin Kekacauan

PROYEK, TREN PASAR
MANADO - Lippo Group menuai masalah dalam proyek Holland Village Manado. Janji pengembang untuk serah terima kunci pada Mei 2017, hingga setahun lewat tidak terealisasi. Pembangunan pun mangkrak. Manajemen Lippo membantah jika proyek tersebut tidak memiliki ijin mendirikan bangunan (IMB). Sayangnya, upaya konsumen menuntut hak mereka karena merasa dirugikan, justru diberitakan oleh media milik Lippo Group sebagai tindak kekacauan yang merusak acara silahturahmi. "Acara silaturahmi antara pimpinan pengembang Holland Village Manado dengan para pemilik di sebuah hotel di Manado, Sulawesi Utara, terganggu dengan ulah sekelompok orang yang melakukan provokasi dan tindakan anarkistis, Rabu (30/5). Aksi tersebut kemudian ditertibkan oleh aparat Kepolisian," demikian tulis beritasatu.com, grup ...