Saturday, October 19

Ini Saran Anies Baswedan Soal Konflik Pembeli dan Pengambang Reklamasi

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan sengketa antara konsumen dengan PT Kapuk Naga Indah (pengembang pulau reklamasi C dan D)  terkait penyegelan bangunan di pulau tersebut.

“Diselesaikan saja antara penjual dan pembeli,” kata Anies Baswedan  di pulau reklamasi C, Jakarta Utara, pada Kamis, 7 Juni 2018.

“Lain kali kalau mau jualan, harus ada izin. Kalau mau membeli, pastikan ada izinnya,” ujar Anies Baswedan memberi saran kepada konsumen dan perusahaan pengembang.

Pada Januari 2018, kuasa hukum konsumen properti di Pulau C, Kamillus Elu  mengatakan kliennya meminta Kapuk Naga Indah segera merampungkan perizinan. Seperti surat izin penunjukan penggunaan tanah, keterangan rencana kota, hingga izin mendirikan bangunan.

Berdasarkan berkas gugatan, enam konsumen itu telah menyerahkan uang Rp 35,67 miliar kepada pengembang untuk pembelian unit properti di Golf Island atau Pulau D. Mereka menuntut PT Kapuk Niaga Indah mengembalikan uang itu.

Untuk Gubernur DKI Jakarta, masing-masing pengugat menuntut ganti rugi Rp 10 miliar sehingga totalnya Rp 60 miliar. Alasannya, mereka mengalami kerugian akibat kebijakan Gubernur Anies Baswedan  yang menolak melanjutkan pembangunan di pulau reklamasi. (TMP/WP)

(Visited 11 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: