Thursday, July 18

BTN Sebut, Bunga KPR Bisa Turun Hingga 1%

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melihat potensi penurunan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah. Bahkan turun hingga 1%. Ini bisa terjadi jika Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan.
Maryono, Direktur Utama BTN bilang bunga KPR bisa turun hingga 1% (Foto: Tribun)

JAKARTA-Wartaproperti.com: Direktur Utama BTN Maryono memperkirakan ada potensi penurunan suku bunga KPR yang bisa mencapai 1% persen. Apalagi untuk jenis kredit yang diperuntukkan bagi segmen menengah.

Baca juga: Ini Saran Anies Soal Konflik Pembeli dan Pengembang Reklamasi

“Kami lihat dari jenis KPR (besaran penurunan bunga). Kalau KPR untuk masyarakat menengah saya kira penurunan akan lebih besar dibandingkan KPR yang untuk segmen kelas atas,” ujar Direktur Utama BTN Maryono, usai menghadiri Indonesia Housing Forum di Jakarta, Rabu (18/6).

Kendati demikian, ia mengingatkan penurunan suku bunga acuan nantinya tidak serta merta menurunkan suku bunga KPR. Pasalnya, jeda penurunan suku bunga acuan akan lebih dulu berdampak pada suku bunga dana. 

“Kami ingatkan lagi bahwa suku bunga kredit dipengaruhi oleh suku bunga dana. Kalau likuiditas longgar, otomatis suku bunga dana akan turun. Kalau suku bunga dana turun pasti suku bunga kredit turun cuma waktunya tidak bersamaan,” imbuh dia.

Baca juga: CUDES, Ekploitas Rakyat dengan DP Nol Rupiah

Saat ini, suku bunga KPR masih relatif stabil karena suku bunga dana masih tetap. Rata-rata suku bunga KPR perseroan non subsidi saat ini masih berkisar 9 hingga 11 persen, bergantung tenor dan jenis KPR. Namun, untuk mendorong permintaan rumah non subsidi, ada program bunga flat selama 1 hingga 3 tahun. 

Sebagai informasi, proyeksi penurunan suku bunga acuan mengemuka seiring kebijakan bank sentral AS The Federal Reserve yang tidak lagi agresif dalam mengerek suku bunganya untuk tahun ini. (Marlo KR/CNN Indonesia)

(Visited 11 times, 11 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: