Sunday, September 22

Empat Kawasan Industri Halal akan Dibangun

Tidak hanya makanan halal, wisata halal, kini ada juga kawasan industri halal. Rencana akan ada empat kawasan industri halal dibangun di Indonesia.
JIEP salah satu yang akan dikembangkan kawasan industri halal (Foto: Docplayer)

JAKARTA-Wartaproperti.com: Kementerian Perindustrian menyatakan akan ada empat kawasan industri halal yang dikembangkan di Indonesia dalam waktu dekat. Ini disampaikan Direktur Perwilayahan Industri Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin Ignatius Warsito. Pengembangan ini sudah masuk dalam rencana pengembangan kawasan industri di Indonesia.

Keempat kawasan tersebut itu adalah, Batamindo Industrial Estate, Bintan Industrial Park, Jakarta Industrial Estate Pulogadung, dan Modern Cikande Industrial Estate.

Baca juga: 2021 Konstruksi Fisik Ibukota Baru Dimulai

“Keempatnya (pengembang) telah mengajukan diri ke Kemenperin untuk mengembangkan kawasan industri halal,” ungkap Warsito seperti dikutip dari website Kementerian Perindustrian, Selasa (18/6).

Untuk Batamindo Industrial Park, pengembang kawasan berencana mengembangkan zona halal seluas 17 hektare (ha) dari total area seluas 320 ha. Untuk Bintan Industrial Estate akan mengembangkan zona halal seluas 100 ha dari lahan seluas 320 ha.

Sementara itu, di Modern Cikande akan dilakukan di lahan seluas 500 Ha. Sedangkan untuk Jakarta Industrial Estate Pulogadung, akan dibangun zona halal untuk produk mode, farmasi dan kosmetik, pusat makanan, laboratorium halal, serta halal center.

Warsito bilang bakal banyak perusahaan yang berminat masuk ke dalam kawasan industri halal. Keyakinan didasarkan seiring berkembangnya tren penggunaan produk halal yang semakin meningkat.

Baca juga: Khofifah Minta LTR dan MRT ke Jokowi untuk Jawa Timur

“Bahkan, bukan hanya sektor industri, di dalam kawasan tersebut nantinya juga ada banyak sektor pendukungnya. Mulai dari kantor sertifikasi halal hingga transportasi logistiknya yang juga halal. Jadi, akan ada pelayanan sertifikasi halal yang bisa one stop service di sana, dia punya laboratoriumnya, dan tenaga verifikasinya,” paparnya.

Dalam pengembangan kawasan industri halal, Kemenperin memiliki tugas untuk menetapkan standardisasi, memberikan insentif, serta memfasilitasi promosi dan kerja sama teknis. Nantinya, aspek-aspek tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian. (Marlo KR)

(Visited 9 times, 2 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: