Sunday, September 22

Dikaji, Penambahan Kuota KPR Bersubsidi

Kementerian PUPR sedang mengkaji kemungkinan penambahan kuota KPR bersubsidi untuk tahun ini. Permintaah KPR bersubsidi terus meningkat.
KPR Bersubsidi dari Bank BTN (Foto: Borneonews)

JAKARTA-Wartaproperti.com: Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid yang mengungkapkan hal itu. Permintaan KPR bersubsidi terus meningkat. Kata dia, dalam menambah subsidi, Kementerian PUPR masih perlu berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan.

“Ini kan tergantung Kementerian Keuangan ada atau tidak anggarannya,” ujar Khalawi usai menghadiri Indonesia Housing Forum di Jakarta, Rabu (18/6).

Baca juga: BTN Sebut Bunga KPR Bisa Turun Sampai 1%

Khalawi telah mendengar laporan terkait kuota KPR bersubsidi melalui PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN yang hampir habis. Namun, kuota subsidi untuk 24 bank lain masih ada.

Secara terpisah, Direktur Utama BTN Maryono mengaku masih menanti solusi dari pemerintah terkait kuota KPR subsidi. Ia mengungkapkan permintaan KPR subsidi perseroan terus meningkat.

Untuk itu, ia berharap pemerintah bisa menambah kuota KPR subsidi nasional untuk tahun ini sebanyak 50 ribu unit.

“Pemerintah kan juga telah membuat target tahun ini bisa mencapai 1,25 juta unit untuk program satu juta rumah,” ujarnya.

Bava juga: Empat Kawasan Industri Halal akan Dibangun

Sebagai informasi, penyaluran KPR subsidi menggunakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR yang disalurkan kepada 25 bank pelaksana.

Pada 2019, PPDPP mendapat alokasi dana sebanyak Rp7,1 triliun dengan target rumah sebanyak 68.858 unit. Sebanyak 28.744 unit di antaranya disalurkan melalui BTN. (Marlo KR)

(Visited 25 times, 2 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: