Thursday, July 18

Ngontrak Rumah, Cara Siasati Zonasi PPDB

Dalam sistem zonasi, pertimbangan utama pihak sekolah untuk menerima calon peserta didik adalah kedekatan jarak antara sekolah dan rumah.
Sistim zonasi PPDB membuat banyak orang tua yang mengontrak rumah dekat sekolah (Foto: Ilustrasi)

Jakarta – Wartaproperti.com: Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini menuai persoalan. Presiden Jokowi pun turun tangan dan meminta agar persoalan ini ditangani dengan baik agar tidak merugikan calon anak didik. Sistim yang diberlakukan adalah zonasi dimana pertimbangan menerima calon siswa adalah kedekatan jarak antara rumah dan sekolah.

Baca juga: Cahaya Biru LED Bisa Rusak Retina Mata

Untuk menyiasati aturan ini, para orang tua pun rela mengontrak rumah di dekat sekolah yang diicar, agar anaknya dapat masuk ke sekolah itu. Seperti yang ditulis CNN Indonesia, DedisĀ Ibrahim, 35 tahun, rela mengontrak rumah di Jakarta Timur demi menyekolahkan anaknya di SMP 174.

Pasalnya, Dedis sendiri bukan warga Jakarta Timur. Ia mengaku terpaksa mengontrak rumah untuk menyiasati sistem zonasi. Dedis mengontrak sebuah rumah di Jakarta Timur, jauh hari sebelum pendaftaran dibuka. Tapi persoalan tak hanya selesai dengan menyewa rumah. Sebab, pindah rumah Dedis juga mengurus perubahan domisili.

Baca juga: Sedang Dikaji, Penambahan Kuota KPR Bersubsidi

“Saya memanfaatkan jalur zonasi karena peluang untuk diterimanya kan sekitar 90 persen dibanding jalur non-zonasi dan jalur prestasi yang 5 persen,” ujar Dedis.

Memang ribet jika harus pindah domisili karena semua dokumen kependudukan seperti KK dan KTP juga pindah semua. Ia yang tadinya adalah warga Jakarta Pusat, kini pindah menjadi penduduk Jakarta Timur. (Marlo KR/CNN Indonesia)

(Visited 16 times, 16 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: