December 6, 2022

WARTAPROPERTI.COM | Setelah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengumumkan pembatalan rencana pembangunan enam ruas tol dalam kota yang ia warisi dari pemerintahan sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pun menyatakan, akan mengambil alih proyek tersebut. Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Hediyanto W. Husaini di Jakarta, kemarin (29/02/2016).

Jalan tol dalam kota di malam hari
Jalan tol dalam kota di malam hari

Menurut dia, rencana pembangunan enam ruas jalan tol ini telah melewati sebuah kajian yang mendalam sehingga pemerintah pusat pun memutuskan untuk mengambil alih tanggung jawab pengerjaan proyek ini dari pemerintahan Propinsi DKI Jakarta.”Setiap jalan tol yang kita bangun kajiannya pasti lengkap bahwa itu lebih menguntungkan dan layak dibangun. Pak Djoko Kirmanto (Menteri Pekerjaan Umum periode 2004-2014) tidak mungkin memberikan approval kalau itu tidak layak kajiannya,” ujar Hediyanto.

Hediyanto kemudian menambahkan bahwa rencana pembangunan jalan tol ini merupakan inisiatif dari Pemprov DKI Jakarta dan mereka yang mengajukan, saat itu. Pemprov DKI Jakarta pun berjanji, tanah akan disediakan oleh mereka sementara pemerintah pusat mengadakan studi, kajian, analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), dan proses lelang.

Namun, dalam perjalanan banyak persoalan yang dihadapi oleh Pemprov DKI Jakarta berkaitan dengan proses persiapan proyek yang memakan anggaran hingga Rp42 triliun ini. Permasalahan yang paling menonjol adalah pada pengadaan tanah, khususnya kepastian soal pendanaan untuk pengadaan tanah.
Menurut Hediyanto, sudah ada pembicaraan antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI mengenai hal ini dan intinya pemerintah pusat siap membantu. Namun, ia pun tidak mengerti, mengapa tiba-tiba proyek ini dibatalkan. Atas pembatalan ini, pihaknya memutuskan untuk mengambil alih 100 tugas Pemprov DKI Jakarta. Lagipula, karena status jalan tol ini adalah jalan nasional, maka sudah menjadi tugas pemerintah pusat untuk mengerjakannya. (FL/Foto: FL)

Leave a Reply

Your email address will not be published.