November 29, 2022
Presiden Jokowi sedang mengamati maket LRT Indonesia
Presiden Jokowi sedang mengamati maket LRT Indonesia

WARTAPROPERTI.COM | Setelah sempat terkatung kepastiannya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akhirnya memastikan pembangunan proyek light rail transit (LRT). Ahok menyatakan Pemprov DKI Jakarta akan menyiapkan anggaran hingga Rp4 triliun untuk investasi awal proyek LRT dan akan dikerjakan oleh BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

“Investasi awal untuk proyek ini mencapai Rp5 triliun, dari DKI Rp4 triliun dan Rp1 triliun nanti dari PT Waskita Karya (Wika) yang akan mengerjakan rute LRT di luar Jakarta. Anggarannya nanti penyertaan modal pemerintah (PMP), dari APBD DKI disetorkan ke Jakpro,” ujar Ahok Kamis lalu (24/3/2016).

Ia menambahkan, “Jadi rapat hari ini sudah diputuskan semua, tipe rel yang akan digunakan, investasi awal, dan perusahaan yang akan membangun. Yang pasti untuk Jakarta akan dikerjakan oleh Jakpro, untuk yang di luar Jakarta itu urusannya Kementerian Perhubungan.”

Baca juga: Tekad Pemprov Jadikan Jakarta Smart City

Pembangunannya LRT ini direncanakan akan dimulai pada Mei 2016 dan tidak didahului proses lelang. Karena itu diperlukan sedikit revisi pada peraturan presiden (perpres) mengenai percepatan penyelenggaraan kereta api ringan atau LRT yang terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Revisi diperlukan karena penunjukan langsung hanya untuk BUMN, BUMD belum ada.

LRT  sudah disepakati akan menggunakan rel berukuran standar internasional. Rel ini  sudah teruji di beberapa negara seperti Jepang, Singapura, Thailant, dan Philipina. Ahok optimistis proyek ini bisa diselesaikan sebelum perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta. (FL/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.