December 6, 2022

Rumah bersubsidi untuk rakyat harus dikoordinasikan dengan baik oleh pemerintah

Rumah bersubsidi jadi primadona MBR
Rumah bersubsidi jadi primadona MBR

WARTAPROPERTI.COM | Sejak pemerintah menggulirkan program sejuta rumah pada April tahun silam, animo pekerja yang ingin mendapatkan rumah melalui fasilitas subsidi tergolong tinggi. Sayangnya,tidak sedikit yang terganjal syarat dan ketentuan mengenai sasaran pemberian subsidi ini. Meskipun masih banyak pekerja yang belum memiliki rumah, namun mereka terganjal dengan batasan penghasilan maksimal sebesar Rp4 juta per bulan yang menjadi syarat untuk mendapatkan subsidi perumahan.

Awal tahun ini, pemerintah dan DPR telah mensahkan UU Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Kendati mendapatkan respons yang negatif dari kalangan pelaku usaha, Tapera nantinya bisa menjadi solusi kepemilikan rumah bagi mereka yang memiliki gaji di atas Rp4 juta. Pasalnya, pemerintah berencana menaikkan batas maksimal penghasilan untuk kategori MBR, dari yang berlaku saat ini yaitu Rp 4 juta per bulan. Sehingga pekerja dengan penghasilan di atas Rp 4 juta sebulan, namun belum mempunyai rumah, tetap bisa memanfaatkan dana Tapera untuk membeli rumah.

“Bisa saja, misalnya batasan penghasilan MBR itu Rp 5 juta atau Rp 6 juta, atau untuk rumah susun yang saat ini batasannya Rp 7 juta dinaikkan, supaya mampu menyicil di DKI dan sekitarnya. Jadi, MBR itu bukan konsep yang statis,” ujar¬† Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Maurin Sitorus, akhir pekan lalu di Jakarta.

Menurut Maurin, batas maksimal penghasilan pekerja kategori MBR perlu dinaikkan karena harga rumah terus naik. Sedangkan pekerja yang tak masuk kategori MBR belum tentu mampu membeli rumah meski gaji mereka di atas Rp 4 juta sebulan.

Di dalam UU Tapera di sebutkan,  pekerja yang masuk kategori MBR bisa memanfaatkan dana Tapera untuk membeli rumah. Sedangkan bagi pekerja non MBR, hanya bisa menabung saja sampai dengan usia 58 tahun. Artinya, dana di Tapera baru bisa dicairkan saat usia 58 tahun.

Pernyataan pemerintah ini menjawab pertanyaan, apakah selamanya batasan MBR yang boleh memanfaatkan dana Tapera untuk kepemilikan rumah hanya untuk mereka yang bergaji Rp4 juta per bulan? “”Siapa itu MBR, nanti akan didefinisikan lagi. MBR itu adalah konsep yang dinamis, bukan statis,” tutur Maurin. (FL/Foto: Istimewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.