November 27, 2022
NV Apartment di Perth, Australia
NV Apartment di Perth, Australia

WARTAPROPERTI.COM | Mahalnya harga apartemen di jiran, membuat properti Indonesia jadi potensi investasi yang menarik bagi para ekspatriat pemiliki uang. Persoalannya adalah regulasi mengenai kepemilikan properti di Indonesia yang tidak selonggar negara-negara tetangga itu. Saking tingginya harga apartemen di negara tetangga, perbandingannya pun menjadi sangat ekstrim; 1 unit apartemen menengah di Jabodetabek, sebanding dengan uang muka atau down payment (DP)  untuk satu apartemen  di Perth Australia.

Seperti yang diwartakan detikcom, salah satunya adalah NV Apartments yang berada di lokasi strategis di Perth. Dengan membayar Rp 300 juta sebagai DP atau uang muka, Anda bisa mendapatkan 1 unit apartemen di Perth yang harganya sekitar AU$ 300.000 atau Rp 3 miliar (Kurs Rp 10.000/AU$)

“Kalau down paymentuntuk NV Apartments itu sekitar 10% dari harga jual, kalau yang one bedroom itu sekitar AU$ 300.000 jadi kalau 10%-nya sekitar Rp 300 jutaan sudah bisa dapat apartemen di Perth. Di sini (di Jakarta) belum tentu dapat malah,” ungkap Business Development Manager Centurion Property Group, Audrey Christie di Jakarta baru-baru ini.

Rp300 juta itu pun bukanlah total uang muka. Itu hanya 10% dari uang muka yang seharusnya 30% dari harga jual apartemen. Nah, selanjutnya pembeli tinggal mengangsur sisa uang muka apartemen yang sebesar 20% lagi.

Ada hal yang berbeda dengan pembelian apartemen di Australia secara kredit, jika dibandingkan dengan di Indonesia. Bila di Indonesia, DP harus dilunasi segera, maka di Australia pembeli akan membayarkan sisa DP setelah bangunan apartemen ini rampung yaitu sekitar 2-3 tahun mendatang.

“Kemudian dari DP 10% itu tidak bayar apa-apa lagi sampai bangunan jadi, sekitar 2-3 tahun lagi, selama rentang waktu 3 tahun itu pembeli nggak perlu bayar sampai bangunan jadi, itu namanya libur bayar. Dengan libur bayar itu bisa ngumpulin duit kan untuk DP selanjutnya. Nanti baru memberikan DP yang kedua sekitar minimal 20% dari harga jual, kalau kita dapat KPA 70% kan kita harus bayar 30%, 10% udah dibayar di depan jadi sisanya 20%,” jelas dia.

Setelah DP dilunasi, baru kemudian pembeli mulai diminta melakukan pembayaran angsuran alias cicilan yang jangka waktunya bisa mencapai 30 tahun.

“Selanjutnya melakukan cicilan bisa sampai 30 tahun. Nah tapi cicilan itu enaknya bisa dibantu oleh penyewa, biaya sewa yang dipakai untuk menutup cicilan KPR, kalau biaya sewa bagus bisa menutup cicilan,” kata Audrey.

Ia mengatakan saat ini investasi di Perth sangat  menjanjikan alasannya harganya yang cukup murah di lokasi yang strategis yaitu di tengah kota dibandingkan dengan kawasan lainnya di Australia dan saat ini di Australia 50% pembangunan terjadi di Perth.

“Harga AU$ 300.000 ini tergolong murah kalau di Australia, kalau di Sydney atau Melbourne harganya sudah 2 kali lipat untuk yang lokasinya di CBD (Central Business District) seperti ini. Sekarang saat yang tepat untuk investasi di Perth karena didukung pemerintahnya, 50% pembangunan di Australia terjadi di Perth,” lanjut Audrey.

Apartemen yang ditawarkan ada 2 macam ukuran, yaitu berukuran 46 m2 one bedroom dan 76 m2 untuk two bedroom. (FL/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.