November 29, 2022
Darmin Nasution: "Dalam 1-2 bulan ke depan, akan dibuatkan paket aturan yang lebih menarik."
Darmin Nasution: “Dalam 1-2 bulan ke depan, akan dibuatkan paket aturan yang lebih menarik.”

WARTAPROPERTI.COM | Setelah dicanangkan pada April tahun lalu, Program 1 Juta Rumah yang ditelurkan oleh pemerintahan Jokowi tidak berjalan dengan baik. Program penyediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan di bawah Rp4 juta per bulan ini tidak berjalan dengan baik di lapangan. Kepada wartawan di Jakarta hari ini, Darmin Nasution, Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan, ada sejumlah kendala yang akhirnya mempersulit masyarakat untuk menikmati program tersebut. Terutama dari sisi regulasi perumahan.

“Salah satunya soal peraturan sehingga kita perlu menyederhanakannya,” kata Darmin, Selasa (12/4/2016).

Darmin kemudian mengumpulkan beberapa menteri dalam rapat koordinasi. Di antaranya adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Ferry Mursyidan Baldan dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Siti Nurbaya.

Dalam rakor ini terungkap banyaknya peraturan yang tumpang tindih dan seharusnya tidak diperlukan untuk pembangunan perumahan untuk MBR. Selain itu, pengembang juga dihadapkan pada ketidakpastian harga pengurusan izin.

Verifikasi yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa ada 33 izin/syarat yang diperlukan untuk mengurus perizinan dan akan dipangkas menjadi 21 izin/syarat. Penyelesaian izin selama ini juga membutuhkan waktu sekitar 753 – 916 hari. Adapun biaya untuk perizinan ini dapat menghabiskan biaya hingga Rp 3,5 miliar untuk area perumahan seluas 5 hektar.

Darmin menargetkan, setidaknya dalam waktu sekitar 1-2 bulan mendatang, dapat dibuatkan paket peraturan yang lebih baik. “Kita akan mendesain ulang perihal ini sehingga masyarakat berpenghasilan rendah benar-benar dapat menikmati,” pungkasnya. (FL/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.