November 27, 2022
Wanita cerdas akan mempersiapkan pindahan rumah dengan baik
Wanita cerdas akan mempersiapkan pindahan rumah dengan baik

WARTAPROPERTI.COM | Urusan pindah rumah, biasanya kaum pria dan wanita pasti punya kencederungan berbagi tugas dengan spesialiasi masing-masing. Kaum pria pastinya akan bertugas mengeksekusi pembayaran dan hal-hal berkaitan dengan perjanjian. Para wanita akan lebih detail saat memilih model rumah, jumlah kamar dan hal-hal detail lainnya.

Sementara itu, saat pindahan pun biasanya pria akan bertugas untuk memastikan angkutan yang digunakan beserta tenaga pengangkutnya, sementara para wanita lebih teliti untuk mengurus packing dan menandainya agar mudah pada saat mengaturnya di rumah baru.

Namun, dalam kenyataannya sejumlah wanita mengaku barangnya hilang, pecah, hingga rusak ketika pindah rumah. Agar hal tersebut tidak terjadi, berikut tips untuk pindahan barang ke rumah baru:

1. Barang Dikelompokkan
Anda perlu mengelompokkan barang-barang yang akan dipindahkan ke rumah baru. Jangan mencampur semua barang dalam satu kotak besar yang nanti akan membingungkan dan merepotkan Anda setelah pindahan. Untuk menyingkat waktu, kelompokkan barang menjadi satu. Misalya saja, makeup digabungkan menjadi satu hanya dengan peralatan riasan lainnya tidak bersama aksesori.

Begitu pula dengan busana Anda, suami, dan anak-anak perlu dipisahkan supaya tidak saling terselip. Ingat, tidak pula meletakkan semua dus atau boks di depan teras saat pindahan. Alangkah baiknya mengelompokkannya sesuai dengan ruang dari barang tersebut.

2. Berikan Nama
Setiap dus atau boksnya harus diberikan nama seperti ‘Aksesori’, ‘Makeup’, ‘Pisau dan Sendok’, dan lain sebagainya. Nama akan memudahkan Anda ketika mengatur ulang perabotan di rumah baru.

3. Pastikan Boks Tidak Akan Terbuka
Sebelum diangkut ke dalam mobil pastikan boks tidak akan terbuka. Jika di perjalanan isi boks berantakan karena tidak tertutup rapat tentu akan menambah tugas Anda. Tutup boks dengan rapi dan rekatkan menggunakan lakban. Sediakan gunting ke dalam satu tas kecil agar Anda mudah mencarinya ketika dibutuhkan untuk membuka boks sesampainya di rumah baru.

4. Pisahkan Barang Pecah Belah
Jangan campur barang pecah belah dengan benda lainnya. Sebaiknya barang pecah belah dimasukkan ke dalam satu ruangan khusus dan dibawa setelah semua perabotan lain telah dipindahkan. Untuk barang pecah belah seperti piring, guci antik, atau hiasan rumah, lebih disarankan dibawa sendiri oleh Anda dan keluarga. Hal ini dilakukan agar barang kesayangan Anda tidak pecah karena ketidaksengajaan orang lain ketika memindahkannya. (HH/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.