November 27, 2022
Sutedja Darmono, Presdir PT Grahabuana Cikarang
Sutedja Darmono, Presdir PT Grahabuana Cikarang

WARTAPROPERTI.COM | PT Grahabuana Cikarang atau yang lebih dikenal dengan merek Jababeka Residence meluncurkan tiga proyek baru yang terdiri atas residensial, ruko dan pergudangan untuk mendukung penjualan kawasan industri Jababeka. Presiden Direktur PT Grahabuana Cikarang Sutedja S. Darmono mengatakan anak usaha PT Jababeka Tbk. itu akan meluncurkan tiga proyek, yakni Candi Residence @D’Java, Ruko D’Java, dan BizPark Jababeka.

Saat ini yang tengah dipasarkan yakni Roko D’Java. Ruko ini dipasarkan seharga Rp990 juta dengan total 40 unit ruko. Produk ini sudah hampir terjual seluruhnya. Investasi proyek ini mencapai Rp35 miliar. Sementara itu, yang baru diluncurkan yakni unit perumahan di Candi Residence @D’Java yang dipasarkan bagi kalangan keluarga muda atau eksekutif muda yang bekerja di kawasan industri Jababeka.

Perumahan ini dikembangkan dalam dua tipe dengan luas lantai berbanding lahan (m2) tipe 69/60 yang dipasarkan seharga Rp845 juta dan tipe 84/77 dengan harga Rp995 juta. Proyek ini terdiri atas 50 unit hunian dengan 75% di antaranya merupakan tipe 69/60. Total investasinya mencapai Rp45 miliar.

Di sekitar proyek tersebut pun telah tersedia sejumlah fasilitas umum, termasuk pasar modern Jababeka Green Market, dan juga sejumlah sekolah, antara lain kompleks sekolah terpadu St. Leo, Alazar, dan President University. Adanya komplek persekolahan ini turut membuka pasar yang menyasar kalangan pelajar.

Proyek ruko dan perumahan tersebut baru akan mulai dibangun pertengahan tahun depan dan ditargetkan rampung dalam setahun. Dengan kata lain, proyek tersebut baru akan diserahterimakan pada pertengahan 2018.

Kedua proyek tersebut berada di kompleks Jababeka Residence, Cikarang, Jawa Barat, yang mencakup lahan seluas 1.500 hektar. Kompleks ini merupakan bagian dari kawasan industri Jababeka yang saat ini mencakup total 5.600 hektar di Cikarang dan dihuni oleh 1.650 perusahaan multinasional dengan populasi tiap hari sekitar satu juta pekerja.

Selain itu, Grahabuana juga meluncurkan klaster pergudangan pertama mereka yakni BizPark Jababeka yang akan menempati lahan seluas hampir 2 hektar di kawasan industri Jababeka. Proyek ini terdiri atas 28 unit gudang seluas 153 m2 yang dipasarkan seharga Rp1,7 miliar. Tiap unit memiliki luasan lahan bervariasi, mulai dari 180 m2 hingga 425 m2.

Dirinya yakin proyek ini dapat segera terserap pasar dalam dua bulan hingga tiga bulan ke depan. Proyek senilai hampir Rp45 miliar akan mulai dibangun tahun ini dan ditargetkan akan diserahterimakan pada akhir tahun depan atau awal 2018. “Pasarnya bisa macam-macam, dari perusahaan kecil hingga menengah dari berbagai sektor usaha. Yang jelas kita akan usung konsep eco-friendly, tidak ada limbah dari operasinya,” katanya.

Sutedja cukup optimis prospek penjualan pergudangan masih akan baik meski saat ini penjualan lahan industri cukup tertekan. Meski begitu, menurutnya pasar saat ini sudah akan mulai melepaskan sikap menunggu dan melihat terhadap menfaat paket-paket kebijakan ekonomi pemerintah yang banyak diluncurkan menjelang akhir tahun lalu. “Di pasar kami sudah melihat tren kenaikan yang akan terjadi di semester kedua tahun ini sehingga kami berani luncurkan proyek ini,” katanya. (BI/Foto: WP)

Leave a Reply

Your email address will not be published.