December 3, 2022
Kawasan TB Simatupang yang sudah semakin ramai
Kawasan TB Simatupang yang sudah semakin ramai

WARTAPROPERTI.COM | Pesatnya pembangunan  di sepanjang koridor Simatupang di Jakarta Selatan lambat laun menjadi problem tersendiri bagi warga ibukota. Selain tingkat kemacetan yang semakin parah, Jakarta berpotensi kehilangan areal yang seharusnya diperuntukan sebagai lahan hijau. Tudingan pun datang dari Ikatan Ahli Perencana (IAP), konsultan properti merusak koridor Simatupang.

Hal itu dikemukakan oleh Ketua Umum Ikatan Ahli Perencana (IAP) Bernardus Djonoputro di Jakarta awal pekan ini (13/06/2016) ketika berbicara pada konferensi pers “Mendorong Kota yang Produktif dan Berdaya Saing” di Jakarta.¬† Konsultan properti adalah biang keladi rusaknya kawasan TB Simatupang yang awalnya dirancang sebagai area konservasi sebagaimana Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2030.

Alasan mengapa para konsultan properti yang dikambinghitamkan, menurut dia, karena pihak ini yang paling berjasa dalam memberikan masukan kepada investor properti atau developer. Bahkan menurut Bernardus, konsultan properti telah mendorong pelaku usaha masuk ke kawasan ini tanpa memperhatikan besarnya dampak negatif yang akan ditimbulkan bagi lingkungan sekitarnya, bahkan untuk kota Jakarta.

“Seharusnya mereka mulai berpikir ke depan, menggiring pengembang membangun timur dan barat Jakarta. Bukan malah memicu terjadinya pembangunan besar-besaran di kawasan selatan, khususnya koridor TB Simatupang,” ungkap dia.

Ia pun mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk tegas menegakkan aturan dan tindakan hukum guna menjalankan Rencana Tata Ruang Wilayah (2030). Ini harus dilakukan apabila pemerintah tidak ingin menimbulkan masalah baru di wilayah ini. Konkritnya, Pemprov DKI Jakarta harus menyetop pemberian izin pembangunan properti komersial di kawasan selatan Jakarta, khususnya koridor Simatupang. (HH/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.