November 29, 2022
Paramount Land mendapatkan Perbanas Awards 2015
Paramount Land mendapatkan Perbanas Awards 2015

WARTAPROPERTI.COM | Inovator dan pelopor custom homes, PT Paramount Land yang mengembangkan kawasan berskala kota Paramount Serpong mulai merambah segmen pasar yang lebih gemuk lagi. Setelah dua tahun belakangan ini masuk ke segmen terendah di harga Rp800 juta, kini mereka bersiap untuk menggulirkan dua produk baru ke pasar yakni rumah di kisaran harga Rp200 juta dan satu lagi di kisaran Rp500 juta. Proyek ini diyakini akan mendapatkan minat yang tinggi dari masyarakat karena menurut mereka, kisaran harga ini sudah sesuai dengan segmen pasar yang dibidik yakni karyawan pabrik yang ada di sekitar lokasi perumahan.

Presiden Direktur Paramount Land, Ervan Adi Nugraha, mengungkapkan rencana ini di Jakarta, pekan lalu sambil menyebutkan rumah seharga Rp200 jutaan berlokasi di Tigaraksa, Kabupaten Tangeran dengan total lahan seluas 30 ha. Sedangkan rumah Rp500 jutaan berlokasi di Curug, Tangerang, terletak di antara Lippo Karawaci dan Citra Raya, Cikupa.

“Itu harga paling menarik untuk kalangan menengah dan menengah bawah, kita akan sasar karyawan pabrik di kawasan Tangerang Cikupa, sampai Balaraja. Kami akan mulai memasarkannya tahun ini,” katanya memastikan.

Menurut Ervan, pihaknya memandang bahwa segmen pasar yang dibidik oleh dua produk terbaru ini relatif aman dari efek pelambatan pasar properti di Indonesia. Pasalnya, produk ini sangat diminati pasar Indonesia dengan proporsi yang sangat besar karena dibutuhkan oleh konsumen yang memang membutuhkan rumah tinggal.

“Justru pada saat kondisi sektor properti melemah seperti ini, konsumen perlu memanfaatkan kesempatan ini dengan membeli rumah karena harga bergerak lambat, kenaikan pun tipis bahkan cenderung stagnan,” ungkap Ervan lagi.

Ervan optimis, dengan diberlakukannya beberapa kebijakan pemerintah yakni penurunan suku bunga dan peninjauan kembali aturan loan to value (LTV) yang baru saja ditetapkan, dapat mendorong daya beli masyarakat. Karena, pelonggaran aturan tentang besaran uang muka oleh BI, jikalau didukung oleh produk yang kompetitif maka akan memberikan hasil yang lebih baik. (PP/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.