December 3, 2022
Rumah minimalis dengan desain yang unik di The Green Residence Serpong
Rumah minimalis dengan desain yang unik di The Green Residence Serpong

WARTAPROPERTI.COM | Membaca judul artikel ini, Anda mungkin akan berpikir bahwa ini hanyalah promo dari developer untuk menyiasati penjualan properti yang dua tahun belakangan ini sedang mengalami pelambatan. Tetapi sejatinya, apa yang ditawarkan developer ini merupakan inovasi pemasaran yang sudah diusungnya sejak lama. Jika semula, konsep yang diusung adalah konsumen boleh menyicil uang muka seumur hidup, maka setahun belakangan ini, PT Tombak Intan Developer & Real Estate, pengembang perumahan The Green Residence, Serpong memberlakukan syarat, dengan menyicil Rp2,5 juta per bulan, dari total DP 10% hingga 20%, unit rumah ready stock yang tersedia sudah bisa langsung Anda huni.

“Cicilan uang mukanya hanya Rp2,5 juta per bulan sampai lunas uang muka itu. Ada cluster yang uang mukanya hanya 10% dan bisa dicicil dengan angka di atas hingga lunas, ada juga unit yang uang mukanya 20%, dengan besar cicilannya sama, Rp2,5 juta per bulan hingga lunas,” ujar AW Jimmy Hauten, Presiden Direktur Tombak Intan kepada media ini di Jakarta hari ini, Rabu (17/08/2016).

The Green Residence adalah sebuah perumahan yang dikembangkan untuk menyasar segmen pasar menengah dengan harga mulai dari Rp600-an juta. Terletak di Legok, Serpong, perumahan ini dikembangkan secara serius dengan mengedepankan kepuasan penghuni dan secara alami memberikan potensi keuntungan lonjakan nilai yang tinggi. Pembeli rumah di sini dapat menikmati terkereknya harga rumah lantaran lokasinya yang diapit oleh lahan yang siap dikembangkan milik pengembang BSD City, Sinarmas Land dan milik Summarecon Serpong. Tidak jauh dari situ, juga ada landbank milik Lippo Karawaci yang juga siap dikembangkan.

Saat ini pengembang baru saja membuka cluster baru dengan rumah tipe Sapphire. Tipe ini menawarkan rumah tipe 45 dengan total luas laha 72 meter persegi. Cluster ini dipasarkan dengan harga di kisaran Rp600 jutaan.

Jimmy mengatakan, dirinya sesungguhnya lahir dari industri konstruksi. Siapa yang tidak kenal nama Tombak Intan di dalam ranah industri konstruksi di Indonesia. Perumahan ini adalah proyek pertama mereka yang dikembangkan secara sungguh sembari tetap mengutamakan kepuasan penghuninya. Menurut dia, rumah adalah tempat dimana kehidupan berada. Itu sebabnya dalam mengembangkan unit-unit rumah ini, ia sangat teliti dan berusaha menyajikan yang terbaik.

“Layanan estate management kami 24 jam kami sediakan untuk penghuni rumah, jadi kalau ada masalah dengan listrik, air minum, sambungan internet, petugas kami siap melayani 24 jam. Semua istalasi kabel listrik maupun jaringan telepon atau internet kita lakukan di bawah taanah. Keamanan kami terjaga 24 jam dengan CCTV dan gerbang yang selalu dijaga petugas, bisa dilihat sendiri orang bisa parkir kendaraan di halaman rumah tanpa mencopot kunci kontak kendaraannya,” ungkap Jimmy lagi.

Kembali soal skema harga dan pembayaran yang tergolong mudah bagi para profesional untuk menjangkaunya, Jimmy bilang, hal ini dilakukan untuk menjawab kesulitan segmen pasar profesional yang disasarnya. Kelompok ini tidak masalah dalam hal pembayaran cicilan KPR. Namun, urusan uang muka yang selalu menjadi hambatan mereka membeli rumah. Dengan sistim DP dicicil ringan seperti ini, niscaya lebih memudahkan pembeli unit rumah di sini.

Perumahan ini masih berada di dalam radius kawasan Serpong, tepatnya di jalan raya Legok, Tangerang. Dari Serpong, Anda hanya butuh waktu sekira 10 menit untuk tiba di perumahan ini. Pengembang selalu berusaha menyediakan rumah ready stock dan siap dihuni pasca KPR disetujui dan proses KPR pun hanya sekira 30 hari saja. (FL/Foto: Tombak Intan)

1 thought on “Cukup Bayar Rp2,5 Juta, Rumah Menengah di Serpong Bisa Dihuni

Leave a Reply

Your email address will not be published.