November 29, 2022

Salah satu cluster di The Green Residence Serpong

Salah satu cluster di The Green Residence Serpong
Salah satu cluster di The Green Residence Serpong

WARTAPROPERTI.COM | PT Tombak Intan Developer & Real Estate, pengembang The Green Residence Serpong kembali menghadirkan produk paling anyar yakni Cluster Sapphire. Cluster ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan konsumen akan hunian yang menyediakan fasilitas lengkap, dibalut suasana yang nyaman, dengan tingkat keamanan yang terjamin 24 jam. Di atas segalanya, perumahan ini juga memberikan penekanan pada target pasar yang dibidik yakni end user dari kalangan profesional atau karyawan swasta dengan daya beli di segmen menengah, tanpa menurunkan standar kwalitas bangunan yang ditawarkan.

Kehadiran cluster terbaru ini menambah deretan cluster terdahulu di perumahan ini yang beberapa sudah dihuni. Pengembang menyertakan pula berbagai kemudahan bagi pembeli dengan sejumlah fasilitas pembayaran yang penuh dengan berbagai kemudahan. Kemudahan berupa uang muka cicilan ringan, pembeli diberikan keluasan untuk membayar uang muka secara mencicil sebesar Rp2,5juta per bulan. Juga, ada berbagai program promo yang akan dimulai pada September 2016 ini, guna memeriahkan acara open house yang diselenggarakan oleh developer.

AW Jimmy, CEO PT Tombak Intan Developer & Real Estate mengatakan, Cluster Sapphire adalah produk teranyar kami yang terdiri dari dua tipe rumah. Tipe pertama adalah Sapphire 1 lantai dengan luas bangunan 42 m2 dan luas tanah bervariasi mulai dari 72 m2 hingga 182 m2. Sedangkan tipe kedua, Sapphire 2 lantai dengan luas bangunan 65 m2 dan luas tanah mulai dari 72 m2 hingga 102 m2.

“Unit-unit di Cluster Sapphire ini yang sedang kami pasarkan dan semuanya dalam proses pembangunan, karena kami memang benar-benar menjual unit rumah bukan sekedar menjual gambar rumah. Harganya untuk tipe 1 lantai, mulai dari Rp 600 jutaan. Sedangkan yang 2 lantai, mulai dari harga Rp 900 jutaan,” ungkap Jimmy.

Menurut AW Jimmy, The Green Residence Serpong memang memosisikan diri sebagai perumahan untuk melayani para pencari hunian yang membutuhkan perumahan yang mengedepankan kenyamanan dan keamanan. Tak hanya itu, kwalitas bangunan pun menjadi prioritas pengembang dengan menggunakan material yang terjamin kwalitasnya.

Saat ini, Sejumlah cluster yang ada di The Green Residence Serpong sudah dihuni. Menurut AW Jimmy, sulit mencari unit rumah di sini yang tidak dihuni karena mayoritas pembeli unit-unit rumah di sini adalah mereka yang membeli rumah untuk dihuni. “Jarang ada pembeli kita yang berasal dari kalangan investor.”

Jimmy menyadari bahwa persaingan antara pengembang dalam menghadirkan hunian di kawasan Serpong cukup tinggi, sekalipun kawasan ini pun menjadi incaran para pencari hunian. Namun, meski di sekitar lokasi perumahan ini ada sejumlah perumahan lain yang menjual di harga yang lebih rendah, pihaknya yakin bahwa pembeli sekarang semakin cerdas.

“Konsumen tahu membedakan, maka perumahan yang benar-benar dikembangkan dengan standar yang tinggi sehingga harga pun tidak bisa dibandingkan dengan perumahan pada segmen di bawahnya.

Menurut Samuel Cahyo Nugroho, Marketing Manager Tombak Intan, hampir semua pembeli unit di The Green Residence Serpong adalah end user. Kondisi ini sangat membantu pengembang, sekaligus ikut membentuk citra perumahan sebagai kawasan hunian yang ramai dan disukai oleh penghuninya.

Setiap penghuni The Green Residence Serpong, benar-benar mendapatkan layanan yang baik dari pengembang. Estate manajemen perumahan ini menjamin keamanan perumahan dan penghuninya, baik melalui one gate system yang dijaga selama 24 jam juga melalui CCTV di area perumahan sebanyak 36 channel dan dapat diakses oleh penghuni dari smartphone mereka masing-masing.

“Perumahan kita sangat aman, bahkan penghuni bisa parkir mobil atau sepeda motor di halaman rumah mereka tanpa perlu mencabut kunci kontak dari kendaraannya, dan semuanya aman.”

Selain karena keamanannya, kenyamanan juga menjadi fokus utama dari Developer, terbukti dari tersedianya GENSET di area perumahan. Mengusung konsep Fasilitas Apartmen yang diterapkan ke dalam Rumah Cluster. Ketika Listrik PLN padam The Green Residence Serpong tetap menjadi satu-satunya area tetap memiliki penerangan, dan ini merupakan hal yang baru di dunia Property.

Lokasi The Green Residence Serpong berada di ruas jalan utama, yakni Jalan Legok Raya, Serpong. Lokasinya berada di antara atau diapit oleh lahan milik BSD City dan Summarecon Serpong. Jika dalam perjalanan, pengembangan kawasan BSD City mencapai ruas jalan Legok Raya maka The Green Residence Serpong akan berada di seberangnya BSD City dan hanya dipisahkan oleh jalan raya itu.

“Lokasi kami sangat strategis karena dalam perkembangan terkini, ternyata kami berada hanya 15 menit dari Bandar Udara Budiarto Curug. Bandara ini juga nantinya akan melayani penerbangan domestik. Juga nantinya akan berada di ruas jalan tol Serpong-Balaraja yang sudah direncanakan  untuk dibangun.”

AW Jimmy menambahkan bahwa ketika ia mulai membangun perumahan ini, ia sama sekali tidak berpikir bahwa perkembangan kawasan akan seperti ini. Namun, dalam perjalanan lokasi perumahan ini kemudian menjadi sangat strategis, “Karena selain sangat dekat dengan bandara yang akan menjadi bandara penerbangan domestik, berada di lintasan jalan tol Serpong-Balaraja, juga jalan rada di depan perumahan sedang dalam proses pelebaran hingga mencapai 30 meter.”

Dengan perkembangan yang sepesat ini, Samuel menyatakan bahwa harga unit rumah di The Green Serpong tergolong rasional karena kenaikan nilai properti jauh lebih tinggi dari perkembangan harga perumahan ini. “Kenaikan harga rumah kita per tahunnya lebih tinggi dari tingkat inflasi tahunan. Padahal Anda bisa saksikan sendiri bagaimana nilai tambah-nilai tambah yang saya sebutkan di atas.”

AW Jimmy maupun Samuel optimis, sekalipun kondisi makro properti nasional sedang mengalami pelambatan,  namun pihaknya yakin unit yang dipasarkan akan terjual habis seperti cluster-cluster terdahulu. Optimisme ini pula terbersit ketika AW Jimmy memaparkan gambaran pembangunan ± 300 unit lagi, rencana pengembangan area di depan perumahan. (FL/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.