December 6, 2022
Borneo Bay City tampak dari kejauhan dengan red box di sisi kanannya
Borneo Bay City tampak dari kejauhan dengan red box di sisi kanannya

WARTAPROPERTI.COM | Dipasarkan sejak tiga tahun lalu dengan harga per meter persegi di kisaran Rp15 jutaan, kini memasuki tahun ketiga dengan progres pembangunan yang tinggal menyisakan proses finishing, harga unit apartemen Borneo Bay Residence di kawasan Borneo Bay City menyentuh angka Rp29 juta per meter persegi. Demikian diungkapkan Vice President Marketing Agung Podomoro Land, Alvin Andronicus kepada wartaproperti.com di Balikpapan kemarin pagi, Kamis (11/08/2016).

“Tingkat kenaikan yang tinggi ini bukan tanpa alasan. Penjualan kita memang bagus dan hukum supply and demand berlaku di sini. Belum lagi, proyek kita menjadi ikon Kota Balikpapan dengan konsep yang jelas dan komitmen kita yang tinggi untuk menjalankan pembangunan. Tingkat kenaikan ini juga menjadi indikator utama bahwa investasi apartemen di Borneo Bay City adalah sebuah peluang investasi yang sangat prospektif,” ungkap Alvin ringkas.

Manajemen APL di antaranya Paul Christian, Indra W. Antono dan Alvin Andronicus di depan maket Borneo Bay City
Manajemen APL di antaranya Paul Christian, Indra W. Antono dan Alvin Andronicus di depan maket Borneo Bay City

Kesuksesan APL memasarkan 1.220 unit apartemen di Borneo Bay Residence tidak lepas dari dua hal utama yang menjadi comparative adventage proyek ini yakni konsep yang diusung serta lokasinya yang berada di kawasan segituga emas Kota Balikpapan. Kedua hal ini yang akan menjadikan proyek ini ikon kota Balikpapan yang selama ini belum memiliki sebuah kawasan terintegrasi sebagaimana yang disajkan di Borneo Bay Residence.

“Anda bisa bayangkan jika nanti sudah beroperasi kelak, Borneo Bay City ini akan menjadi The Little Hawaii in Balikpapan, East Borneo. Sebuah sentra aktifitas baik hunian maupun komersial yang terintegrasi di satu kawasan dengan branded mall-nya yang menghadap ke hamparan Selat Makassar yang dilengkapi dengan tempat hang out yang belum dimiliki kota ini sebelumnya dan natural park yang ada di dalamnya,” papar Alvin.

Dengan dilakukannya topping off kemarin, pengembang pun semakin yakin bahwa tingkat kepercayaan konsumen akan semakin meningkat dengan peristiwa ini. Ini pula semakin membuktikan bahwa nama besar APL layak untuk dipercaya oleh konsumen maupun investor, dengan men-deliver proyeknya tepat waktu dalam kondisi pasar yang melambat sekalipun.

“Anda bisa menyaksikan sendiri bagaimana kondisi kota Balikpapan yang sangat asri dan kondusif untuk para pelaku bisnis dan ekspatriat yang bekerja di perusahaan-perusahaan di Kalimantan. Tentu saja ini akan menjadi peluang investasi tersendiri bagi para pembeli unit apartemen di sini,” ungkap Alvin sambil menegaskan, pengembang optimis akanĀ  melakukan serah terima unit apartemen pada pertengahan 2017.

Saat ini di dalam kawasan Borneo Bay City, sudah beroperasi dua pusat belanja yakni trade mall dan fashion mall. Jika berkesempatan mengunjungi kawasan ini maka Anda akan menemukan sejumlah merek-merek ternama seperti Farmers Market, Starbucks, The Coffee Bean, Excelso dan lain-lain yang sudah beroperasi di fashion mall. Anda juga bisa mengunjungi trade mallĀ  yang menghadirkan berbagai produk baik untuk ritel maupun grosir.

“Untuk saat ini ciri yang paling menonjol yang sudah kita bangun adalah red-box, bagunan di pojok fashion mall. Bayangkan saja jika nanti branded mall juga sudah beroperasi, kawasan ini akan menjadi destinasi utama warga Balikpapan, apalagi jika nanti rencana pemerintah kota membangun coastal road sepanjang pantai ini sudah terwujud, akan lebih indah lagi view yang tersaji di sini,” tukas Alvin berpromosi. (FL/Foto: FL)

Leave a Reply

Your email address will not be published.