December 6, 2022

Mobile Apps Projek borong dua awards sekaligus

WARTAPROPERTI.COM | PT Projek Properti Internasional pekan lalu di Ballroom Hotel Mulia Jakarta, meraih dua penghargaan sekaligus pada ajang penghargaan Marketing Award 2016. Dua kategori yang diungguli oleh mobile apps properti pertama di Indonesia ini adalah The Best Market Driving dan The Best Innovation in Marketing.

Projek Founder, Andy K. Nathanael di laman media sosialnya mengatakan, “Melalui seleksi yang ketat dan penjurian dengan dewan juri yang sangat ahli di bidang marketing dengan gelar minimal Phd. dan dosen dari perguruan tinggi ternama seperti dari UI, IPB, PPM, Prasetya Mulia, dan Binus, akhirnya atas perkenanan Tuhan, maka aplikasi Projek mendapatkan The Best Innovation in Marketing dan The Best in Market Driving.”

Sementara itu, Chief Operating Officer Projek, Rosehida Rachmat Dewi, mengakui bahwa perkembangan pasar properti saat ini membutuhkan jaringan pemasaran yang profesional dan serba cepat untuk dapat terhubung dengan informasi aktual dan dinamis. Masalah keterbatasan jumlah pemasar properti disertai dengan waktu yang terbatas untuk bertemu klien menyebabkan lambatnya dan sedikitnya transaksi yang seharusnya dapat dicapai.

“Sebaliknya pengembang ingin menggerakkan cash flow mereka dengan cepat melalui tenaga pemasarnya, baik lewat tenaga pemasar inhouse atau agen properti yang ada, tapi tidak terbatas untuk siapa saja yang dapat menjual proyeknya dengan cepat,” ujar Rosehida, Senin (26/9/2016) sebagaimana dikutip Kompas.com.

Kata dia, mobile apps berbasis Android dan IOS ini lahir untuk menjawab kebutuhan, menjembatani kebutuhan pengembang dan para pemasar properti. Projek memberikan informasi produk pemasarannya lewat internet. Internet adalah ranah yang paling potensial untuk merengkuh pasar, karena data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebut pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai sedikitnya 73 juta atau sekitar 29 persen dari total populasi.

“Dengan mengunduh aplikasi ini, pemasar diharapkan bisa lebih efektif dan efisien memasarkan produknya tanpa perlu repot membawa brosur. Sekarang ini semakin banyak aktivitas orang yang bergantung dengan mobile atau smartphone, termasuk berinteraksi dengan klien,” kata Rosehida.

Sejumlah pengembang tercatat sudah menggunakan Projek sebagai medium penjualan produk properti mereka. Pengembang-pengembang itu antara lain, PT Agung Podomoro Land Tbk, PT Sentul City Tbk. dan Group Mitra 10, Pikko Land, Group Ciputra dan Group Jababeka. (FL/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.