November 29, 2022

Master Plan proyek Pluit City milik Agung Podomoro

WARTAPROPERTI.COM | Keputusan pemerintah untuk melanjutkan proses reklamasi Teluk Jakarta yang disampaikan setelah semua pihak terkait di jajaran pemerintahan melakukan rapat kemarin (13/09/2016). Keterangan Menko Maritim Luhut Pandjaitan usai rapat itu memberikan pesan yang jelas kepada publik bahwa pemerintah sudah melakukan pengkajian yang komprehensif berkaitan dengan dampak-dampak yang akan ditimbulkan oleh reklamasi ini.

Kabar ini tentu saja menjadi berita gembira bagi para pengembang yang terlanjur membenamkan investasi dalam jumlah yang tidak kecil di perairan teluk itu. Belum lagi, sejumlah kewajiban yang telah disetor oleh mereka kepada pemerintahan propinsi dengan jumlah yang mencapai ratusan miliar rupiah.

Indra Widjaja Antono, Vice President Director PT Agung Podomoro Lant, Tbk., kepada media ini pagi tadi (14/09/2016) mengatakan, pihaknya senantiasa bersikap mengikuti apa yang menjadi keputusan otoritas-otoritas terkait.

“Prinsipnya, kami akan tunduk dan menjalankan apa yang diputuskan pemerintah, policy dari otoritas terkait reklamasi. Jika reklamasi dilanjutkan berarti otoritas menjamin iklim investasi di Indonesia,” ungkap Indra.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa PT Agung Podomoro Land Tbk (APL) sudah memberikan kontribusi besar kepada Pemprov DKI Jakarta. Total terdapat 13 proyek senilai Rp 392 miliar yang sudah selesai dan sedang di bangun PT Muara Samudra Wisesa (MWS), anak perusahaan APL yang menjadi pengembang pulau G.

Beberapa proyek yang menjadi kontribusi tambahan APL diantaranya adalah pembangunan rumah susun Daan Mogot berkapasitas 320 kamar, furnitur rusun Daan Mogot, Rumah Pompa di Muara Karang, pengadaan tiang pancang PJU Kali Ciliwung dan pembangunan jalan inspeksi di sejumlah ruas sungai di Jakarta. Proyek jalan inspeksi itu meliputi Kali Mookervart Tahap I dan II, Kali Tubagus Angke, Kali Item Kemayoran, Kali Jodo, Kali Apuran Tahap I dan II dan Kali Sekretaris.

“Kami selalu mengikuti aturan dan ketentuan dari pemerintah. Proyek-proyek tersebut sudah kami bangun meskipun reklamasi di pulau G sendiri masih baru dalam tahap pengurukan,” kata Chief Executive Officer (CEO) Muara Samudra Wisesa Halim Kumala beberapa waktu lalu. (HH/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.