December 6, 2022

Pagar setinggi ini akan menyulitkan jika terjadi kejahatan di dalam rumah

WARTAPROPERTI.COM | Pemilik rumah memiliki kebebasan untuk membangun pagar rumahnya setinggi apapun. Namun, jika berada di dalam perumahan, boleh jadi ada aturan yang dikeluarkan oleh pengembang mengenai batas maksimal ketinggian pagar rumah.  Setidaknya, ada batasan ideal ketinggian pagar rumah yang kerap dijadikan acuan, karena selain menganggu tampilan rumah juga berisiko terhadap terisolasinya rumah tersebut dari akses dunia luar sehingga rumah menjadi sulit diakses jika terjadi tragedi kriminal di dalam rumah seperti penyekapan yang terjadi di salah satu rumah berpagar tinggi di kawasan Pondok Indah, kemarin (Sabtu/03/08/2016).

Sejatinya, tinggi pagar rumah ideal baiknya disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jika memang Anda membutuhkan pagar rumah yang fungsinya untuk menjaga privacy di area rumah, rata-rata mematok tinggi maksimal 1,8 meter. Ini adalah tinggi yang maksimal untuk orang dewasa. Namun, ada juga yang membangun pagar rumah yang tinggi guna mencegah penyusup masuk ke dalam rumah. Mereka ini akan membangun pagar rumah dengan ketinggian berkisar 1.8 – 2.5 meter.

Pertanyaannya, apakah sebuah rumah di perumahan yang jaman ini sudah dilengkapi dengan pengamanan super ketat pantas membangun pagar dengan ketinggian hingga 2,5 meter? Jawabannya tentu relatif tergantung keyakinan akan keamanan dari setiap pemilik rumah. Namun jika mengambil contoh kasus pada peristiwa penyekapan di Pondok Indah, maka rumah dengan pagar yang tinggi justru menjadi tempat berlindung yang relatif aman bagi pelaku kejahatan.

Meski pelaku menerobos masuk ke dalam rumah dengan memanjat pagar, namun ketika peristiwa penyekapan itu terjadi, ketinggian pagar rumah menjadi hambatan bagi petugas maupun orang di luar rumah untuk mengetahui apa yang terjadi di dalam rumah. Bahkan, polisi pun harus memanjat pagar tinggi itu untuk melakukan upaya pembebasan sandera.

Ini menjadi pelajaran, membangun pagar rumah yang tinggi tidak selalu positif dampaknya. Niatnya agar rumah lebih aman, namun yang terjadi justru menyulitkan pihak lain yang ingin membantu jika terjadi hal-hal seperti apa yang dialami oleh pemilik rumah di Pondok Indah, kemarin. (HH/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.