December 6, 2022

Kunjungan agen properti dan media ke Citra Maja Raya

WARTAPROPERTI.COM | Jika pasar properti pada umumnya dikatakan melambat, tampaknya tidak demikian halnya dengan grup pengembang besar ini. Pada saat pengembang lain ngos-ngosan menghadapi pelambatan pasar properti yang belum berakhir ini, mereka justru gencar membanjiri pasar dengan optimisme tinggi bahwa produknya akan diserap maksimal. Maklum produk hunian yang dikembangkan masuk dalam kategori rumah murah sehingga penjualannya pun relatif lebih mudah di saat kondisi pasar sulit seperti sekarang ini.

PT Ciputra Residences, anak usaha Ciputra Group yang juga mengembangkan Citra Raya Tangerang ini, sedang bersiap untuk meluncurkan produk berikutnya. Mereka akan memasarkan produk residensial tahap kedua di Citra Maja Raya, Maja, Banten. Rencananya, peluncuran ini akan dilakukan pada 26-27 November 2016.

Yance Onggo, General Marketing PT Ciputra Residence kepada media di Serpong, hari ini (11/10/2016) mengatakan, pihaknya menyediakan 1.500 unit rumah untuk dipasarkan mulai 26 November yang akan datang. Cara pemasaran atau model pembelian pun masih menggunakan pola yang selama ini diakukan oleh kebanyakan pengembang yakni NUP atau nomor urut pemesanan. Ia juga menegaskan, kendati belum dilucurkan ke publik, saat ini saja sudah ada 1.100 unit yang dipesan melalui NUP sejak 8 Oktober 2016 silam. Kendati demikian penjualan baru bisa dilakukan pada akhir November mendatang.

Ia menambahkan, meski pada tahap kedua dipasarkan hanya 1.500 unit rumah, namun mungkin saja kejadian penjualan pada tahap pertama dapat terulang pada penjualan tahap kedua ini. Sebagai pembanding, pada penjualan tahap pertama, pengembang hanya menyiapkan sekitar 1.000 unit rumah untuk dipasarkan. Kenyataannya, selama periode penjualan 11 hari, tercatat ada 7.000 unit rumah yang terjual. “Sama seperti tahap pertama, kami menargetkan segmen yang mau diambil menengah dan menengah bawah.”

Rumah dengan harga Rp 149 juta ini merupakan tipe Jaati berukuran luas bangunan 22 meter persegi dan tanah 60 meter persegi. Sementara untuk tipe Dravanti dengan luas bangunan 27 meter persegi dan tanah 72 meter persegi, harganya dibanderol Rp 187 juta. (HH/FOTO: IST)

Leave a Reply

Your email address will not be published.