November 27, 2022

Begini suasana reklamasi teluk Jakarta

WARTAPROPERTI.COM | Upaya pencarian keadilan yang dilakukan oleh Gubernur  DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan PT Muara Wisesa Samudera atas pembatalan ijin reklamasi Pulau G di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) membuahkan hasil.  Upaya banding melawan putusan PTUN yang mengabulkan gugatan pihak nelayan itu dimenangkan oleh Ahok melalui putusan PT TUN Nomor 228/B/2016/PT.TUN.JKT. Putusan ini diambil lewat rapat permusyawaratan Majelis Hakim PT TUN pada 13 Oktober 2016. Putusan itu diucapkan dalam sidang yang terbuka untuk umum pada 17 Oktober kemarin.

Ketika ditanyai wartawan terkait apa langkah selanjutnya setelah memenangkan PT TUN ini, Ahok menyatakan reklamasi bisa terus dilanjutkan bila memang PT TUN telah memenangkan upaya bandingnya atas putusan PTUN pada 31 Mei 2016 lampau itu. Pulau G adalah pulau yang digarap pengembang PT Muara Wisesa Samudra anak perusahaan PT Agung Podomoro Land.

“Kalau itu ya lanjut dong,” kata Ahok.

Kalaupun penggarapan Pulau G oleh PT Muara Wisesa Samudra dibatalkan, Ahok justru senang. Soalnya Ahok menjadi punya peluang untuk mengerahkan BUMD milik Pemprov DKI menggarap pulau buatan itu. “Makanya saya bilang, kalau dibatalkan maka saya lebih senang supaya saya bisa menguasai dengan BUMD. Saya (pernah) bilang, kan?” ujar Ahok.

Dihubungi terpisah, Kepala Biro Hukum Yayan Yuhanah menyatakan pihaknya sudah menerima salinan putusan PT TUN itu sejak Rabu (19/10), meski putusannya sudah diketok sejak 13 Oktober. “Benar, Pemprov DKI memenangkan upaya banding atas putusan PTUN terkait gugatan reklamasi Pulau G,” kata Yayan.¬† (HH/Foto:

Leave a Reply

Your email address will not be published.