December 6, 2022

Jopy Rusli, Chief Marketing Officer Lippo Homes

WARTAPROPERTI.COM | Pengembang kakap, PT Lippo Karawaci Tbk., meluncurkan sebuah konsep baru apartemen yang disebut Urban Homes untuk menyasar pasar bagi kalangan muda atau  first time home buyer. Konsep Urban Homes ini diterapkan pertama kali di Lippo Village Karawaci, Tangerang, Banten, melalui peluncuran Urban One, sebuah apartemen seharga Rp400 jutaan.

Proyek apartemen pertama Urban Homes ini dibangun di atas lahan seluas 1,3 ha berupa single tower 36 lantai berjumlah 1.080 unit (30 unit/lantai). Bagian bawahnya menyediakan fasilitas ritel, 5 basemen untuk kapasitas parkir 1.000 mobil, dan juga sky garden selain fasilitas penunjang lainnya yang dibutuhkan kalangan muda seperti day care.

“Kami melihat populasi Indonesia khususnya untuk segmen generasi muda sangat besar sehingga ini menjadi potensi pasar yang luar biasa dan kami mulai fokus pada segmen ini. Konsep Urban Homes ini nantinya akan dikembangkan di seluruh landbank yang dimiliki Lippo di seluruh Indonesia,” ujar Chan Chee Meng, CEO Lippo Homes, Kamis (20/10).

Apartemen Urban One ini menyediakan tipe 2 apartemen yakni 40 m2 dan 55 m2 seharga Rp438 juta dan Rp609 juta (sebelum PPN). Saat ini sudah dibuka pembelian nomor urut pendaftaran (NUP) sebesar Rp5 juta dan bisa langsung memilih unit bahkan bisa juga dilakukan secara online. Launching resminya sendiri akan dilakukan pada akhir tahun ini dan langsung dibangun dengan target penyelesaian 3 tahun.

Chief Marketing Officer Lippo Homes Jopy Rusli menambahkan, proyek Urban One ini didedikasikan untuk  kalangan muda yang hidup dengan mobilitas tinggi. Di sekitar apartemen ini disediakan stasiun taksi online, bus pengumpan Transjakarta, hingga bus ke bandara yang berangkat secara berkala mulai pukul 5 pagi hingga 8 malam.

Juga layout atau penataan ruang di dalam unit apartemen dirancang betul untuk kenyamanan penghuni. Dengan luasan 40 m2 ini disebut Jopy sudah sangat nyaman karena itu apartemen ini ditargetkan untuk dihuni jangka panjang karena itu tidak menyediakan tipe studio yang umumnya dihuni sebentar kemudian dijual kembali.

“Makanya kita gunakan Surbana Jurong Architects Singapura yang sudah berpengalaman membangun di 200 kota di 50 negara. Di Singapura saja mereka sudah membangun 1 juta unit untuk apartemen murah di sana, kita ingin belajar efisiensi penerapan desain di proyek ini,” jelasnya. (HH/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.