November 28, 2022

Tim Manajemen Faithful Gould

WARTAPROPERTI.COM | Faithful Gould’s, sebuah perusahaan konsultan global, hari merilis prediksi tentang perkembangan industri perhotelan di Asia Pasifik, dengan menempatkan Indonesia sebagai salah satu dari 5 negara yang perkembangan sektor ini tergolong pesat. Menurut mereka, industri perhotelan di Asia Pasifik telah matang dalam beberapa tahun terakhir, disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi regional yang kuat dan peningkatan perjalanan korporasi dan rekreasi.

“Dengan tingkat hunian hotel di lebih dari 80 persen di kota-kota gerbang utama dan kinerja yang terus meningkat dari tahun ke tahun, minat investor pun semakin tinggi. Lima negara,  Cina, India, Indonesia, Malaysia dan Thailand, memiliki jaringan hotel internasional yang berkembang pesat ke negara-negara tersebut,” ungkap Rick Hancock, Direktur Faithful Gould Asia Pasifik dalam rilis yang ditujukan kepada redaksi media ini, Kamis (24/11/2016).

Terdapat gairah yang cukup tinggi untuk mengembangkan proyek-proyek mixed-use atau yang lebih dikenal dengan superblok yang didalamnya terdiri dari hotel kelas atas, pusat ritel dan hunian.”

Faithful Gould’s memiliki portofolio bisnis perhotelan yang kuat di Asia Pasifik, dukungan dari investor, pemilik, kreditur, pengembang, perusahaan manajemen dan operator. Perusahaan ini membantu para pemangku kepentingan untuk berpikir kritis tentang bisnis hotel dan bagaimana pembangunannya. Mereka mengklaim bahwa pihak mereka dapat mengeksplorasi ulang konfigurasi properti, untuk meningkatkan aliran pendapatan dan meningkatkan nilai keseluruhan aset.

“Saat ini, kami memimpin renovasi total 5.000 unit kamar hotel di Singapura dan Hong Kong,” ungkap Hancock lagi.

Contohnya, bagaimana menaikan tingkat hunian hotel, memanfaatkan area depan hotel untuk kuliner atau area ritel, meningkatkan keseluruhan ukuran properti, menambah jumlah kamar tidur, dan lain-lain. “Untuk akuisisi aset baru, kami bekerja bersama tim transaksi untuk melakukan survei akuisisi pra, dan memberikan saran tentang belanja modal dan biaya operasional.

Kami biasanya diangkat pada tahap awal proyek membangun hotel baru, untuk memimpin situs dan infrastruktur evaluasi, mengembangkan proyek singkat dan membantu dengan negosiasi antara pemilik dan operator. Kami membangun dan mengelola tim konsultan desain yang paling sesuai, dan memimpin pengadaan dan manajemen konstruksi. Kami kemudian mengawasi instalasi furnitur, fitting dan peralatan, dan perlengkapan operasi dan peralatan, hingga komisioning dan pembukaan hotel.”

Perusahaan ini telah bekerjasama dan hasil kerjanya telah diterapkan di sejumlah hotel berikut ini yakni: Marriott, Wyndham, Crown Plaza, Disney®, Ritz Carlton, Jumeirah Group, ShangriLa Group, Hilton Hotel, Hyatt, Intercontinental Hotel Group, Mandarin Oriental Hotel Group, Marina Bay Sands, Ascott, Carlson Hotels, FRHI Hotel & Resorts, dan The Hong Kong dan Shanghai Hotels Limited (The Peninsula Hotel). (FL/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.