December 6, 2022

Presiden Jokowi dan Menteri BUMN Rini Soemarno di lokasi proyek tol layang Becakayu, Kalimalang

WARTAPROPERTI.COM | Jalan tol layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu adalah sebuah warisan pemerintahan lama yang sudah mangkrak selama 22 tahun lamanya. Baru pada masa pemerintahan Jokowi, ruas jalan ini dilanjutkan pembangunannya. Bahkan, pembangunan jalan tol layan Becakayu ini pun terus dikebut, hingga sekarang sudah mulai terlihat tanda-tanda akan rampung. Jalan tersebut dinilai mampu mengurangi kemacetan Bekasi-Jakarta.

“Iya yang pasti akan sangat mengurangi kemacetan, karena ini memang awalnya dihitung sangat diperlukan,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat blusukan bersama beberapa menteri ke lokasi pembangunan, Jakarta, hari ini (7/11/2016).

Jokowi menyadari, rute yang dijalani masyarakat sekarang sudah sangat padat. Hampir setiap hari, kemacetan parah tidak bisa dihindari lagi.  “Kemacetan di sini terlalu parah,” terangnya.

Lokasi proyek tol Becakayu yang dipantau Jokowi pada pagi ini berada di jalur Kalimalang, Jakarta Timur. Jalan tol ini dibangun melayang di atas Jalan Raya Kalimalang. Terlihat Jalan Raya Kalimalang macet.

Proyek ini tadinya digarap oleh PT Kresna Kusuma Duandra Mega. Kemudian beberapa tahun silam, perusahaan tersebut menyerah dan proyek diambil alih oleh PT Waskita Karya Tbk.  Nilai investasi untuk seksi 1 adalah Rp 5,4 triliun untuk sesi 1 dan Rp 4,1 triliun untuk sesi 2.

Jokowi memastikan, proyek akan berjalan sesuai dengan rencana. Ia optimis pembangunan bisa selesai di akhir 2017.  “Kan berhenti dan dilanjutkan (pada 2015). Kira-kira ini 2 tahun lah rampung,” ujar Jokowi.

Hal senada juga diungkapkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. Bahwa dalam beberapa bulan ke depan, sesi awal ini harus dapat diselesaikan.

“Dari ujung situ (Jaka Sampurna) sampai ke Universitas Borobudur (Cipinang Melayu) situ,” kata Rini pada kesempatan yang sama. (HH/Foto: Dtk)

Leave a Reply

Your email address will not be published.