December 6, 2022

Tingkat kepadatan penumpang KA di Stasiun Bogor

WARTAPROPERTI.COM | Perum Perumnas dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) guna pengembangan kawasan yang terintegrasi dan inklusif berbasis Transit Oriented Development (TOD). Kawasan hunian itu akan berlokasi di tiga stasiun kereta listrik dalam wilayah Jabodetabek yakni, Stasiun Bogor, Stasiun Pondok Cina Depok dan Stasiun Tanjung Barat.

“Konsep TOD memudahkan mobilisasi masyarakat. Pemukiman ini akan memanfaatkan lahan yang tidak terpakai di sekitar stasiun kereta api,” kata Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo, di Jakarta, awal pekan ini (19/12/2016).

Selain itu ada pula area fasilitas umum yang semuanya terintegrasi dalam satu kawasan sehingga penghuni dapat melakukan berbagai aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan nyaman.

Konsep TOD mendekatkan jarak pengguna kereta api, menciptakan efisiensi biaya, waktu, dan tenaga, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup di perkotaan.

Rencananya, Stasiun Bogor jadi lokasi pertama yang akan dibangun dengan total bangunan sebanyak enam tower rusunami. Pencanangan awal atau ground breaking  dilakukan pada Februari 2017 mendatang dan ditargetkan rampung dalam kurun dua sampai empat tahun kemudian.

“Kami akan mulai dari yang besar di Bogor. Itu kan karena lokasinya ujung. Terus bertahap karena ada enam menara. Mulai 2,5 tahun selama itu berlangsung sampai 4 tahun itu nanti,” jelas Direktur Korporasi dan Pengembangan Bisnis Perumnas Galih Prahananto. (HH/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.