November 27, 2022

Kendal Jenner dengan latar dinding berwarna baker miller pink untuk tekan nafsu makan

WARTAPROPERTI.COM | Ada saja alasan orang ketika hendak memilih warna tertentu untuk digunakan mengecat dinding rumah. Selera dan kesukaan personal tentu saja lebih dominan dalam menentukan warna. Namun ini berbeda dengan seorang model cantik di Los Angeles, Amerika Serikat ini. Model bernama Kendall Jenner ini beberapa waktu lalu, mengunggah foto pohon natal dengan tembok berwarna pink di Instagram. Ternyata ada alasan tersendiri mengapa Kendall memilih warna cat ini.

Melalui situs pribadinya, kendallj.com, Kendall menuturkan kisah di balik tembok bercat pink itu. Warna cat untuk ruang tamunya itu dia pilih usai pergi makan malam dengan teman-temannya. Teman-temannya ini baru saja menghadiri pameran seni bertema ‘Human Condition’ di sebuah bangunan bekas rumah sakit di Los Angeles.

“Mereka bilang ada ruangan berwarna Baker-Miller Pink di pameran dan ada penjelasan di balik pemilihan warna itu,” ujar Kendall.

Kendall menambahkan warna Baker-Miller Pink disebut terbukti secara ilmiah bisa menenangkan dan menekan nafsu makan. “Jadi saya bilang ‘saya butuh warna ini di rumah saya’,” tambah Kendall.

Seperti apa sesungguhnya warna Baker-Miller Pink itu? Ini warna yang serupa dengan pepto atau pink atau dikenal juga dengan P-618, Schauss pink, dan Drunk-Tank Pink. Warna pink ini mirip permen karet.

Adalah Alexander Schauss, Direktur American Institute for Biosocial Research, Tacoma, Washington, pada tahun 1970-an melakukan penelitian mengenai efek dari warna ini bagi manusia. Hasil penelitiannya, warna bisa berpengaruh pada kekuatan otot, bisa menyegarkan atau justru melemahkan subjek, dan bahkan mempengaruhi sistem kardiovaskular.

Schauss kemudian melakukan eksperimen pada dirinya sendiri. Hasilnya, warna pink punya efek yang paling kuat. Dengan menatap kertas warna P-618 seukuran 18 x 24 inci setelah berolahraga keras, dirasakan efek penurunan detak jantung, denyut nadi dan pernapasan dibanding menatap warna lainnya.

Selanjutnya Schauss menggelar penelitian di lembaga pemasyarakatan Angkatan Laut AS dimana semua ruangan dicat dengan warna P-618. Hanya lantai saja yang dibiarkan seperti warna aslinya. Hasilnya, kurang dari 15 menit perilaku kasar dan agresif penghuninya bisa berkurang. Ternyata efek tersebut bertahan 30 menit setelah orang-orang tersebut dikeluarkan dari ruangan itu.

Hanya saja efek ini hanya berlaku individual. Dalam penerapan strategi mengurangi agresivitas penghuni penjara di salah satu penjara daerah di California justru menunjukkan setelah beberapa jam beberapa tahanan kedapatan mengelupas lapisan cat dinding dengan kukunya. Ternyata kemudian ditengarai luas ruangan dan paparan cahaya juga turut mempengaruhi efek warna tersebut.

Penjara di Swis juga pernah menjalankan proyek Cool Down Pink. Menurut para ahli yang terlibat dalam proyek, 30 ruang tahanan sengaja dicat pink untuk menenangkan sikap agresif para tahanan, dan menurut pengakuan polisi hal itu cukup efektif.

Dengan mempertimbangkan efek warna Baker-Miller Pink, pernah pula dibuat sweater Baker-Miller Pink yang bisa digunakan sampai menutup wajah dengan hoodie-nya. Konon setekah mengenakan sweater tersebut, seseorang akan lebih tenang, detak jantungnya jadi stabil seperti baru saja melakukan meditasi maupun yoga. (HH/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.