November 27, 2022

Presiden Jokowi dan Park Geun-Hye, Presiden Korea Selatan

WARTAPROPERTI.COM | Tinggalkan tahun 2016 dan mari menatap 2017 dengan lebih optimis. Pasalnya, Indonesia menurut Bloomberg, memiliki presiden dengan kinerja ekonomi paling baik di antara semua negara di Asia dan Australia. Prestasi ini ditakar berdasarkan tiga indikator yakni nilai tukar, pertumbuhan ekonomi, dan penerimaan publik, Bloomberg menempatkan Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden terbaik 2016 di antara delapan negara Asia – Australia.

Riset Bloomberg dan Saiful Mujani Research and Consulting dari Juli 2015 sampai Oktober 2016 menyebutkan, Jokowi terbukti mampu menguatkan nilai tukar sebesar 2,41 persen, menjaga pertumbuhan ekonomi 5,02 persen (tahun ke tahun), serta memiliki tingkat penerimaan publik cukup tinggi 69 persen.

2213232-1x-1780x390

Bloomberg juga menyebutkan bahwa Jokowi cukup piawai dalam berpolitik, terbukti dapat merangkul dua pertiga kursi di parlemen. Selain itu, program amnesti pajak juga berhasil diloloskan untuk membiayai program pembangunan infrastruktur.

Sementara itu, riset Bloomberg dan Gallup dari Januari 2016 hingga November 2016 menyebutkan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye disebutkan sebagai presiden terpayah 2016 di antara delapan pemimpin negara versi Bloomberg. Indikatornya adalah nilai tukar Won yang turun 2,87 persen, pertumbuhan ekonomi yang hanya mampu mencapai level 2,6 persen, dan tingkat penerimaan publik yang merosot di 4 persen.

Sementara itu, riset Bloomber dan Social Weather Stations dari Januari 2016 hingga September 2016 menempatkan Presiden Filipina Rodrigo Duterte dengan tingkat penerimaan publik tertinggi mencapai 83 persen. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Filipina juga tercatat paling tinggi mencapai 7,1 persen. Sayangnya Duterte tak sepiawai Jokowi dalam menstabilkan nilai tukar. Nilai tukar Peso melorot minus 5,29 persen. (AS/Foto: Ist)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.