December 6, 2022

Patung Kuda

WARTAPROPERTI.COM | Berbekal keyakinan akan pulihnya pasar properti pada tahun 2017, para pengembang mulai menaikan tensi ekspansinya. Ciputra Group, salah satu pengembang papan atas negeri ini menyiapkan anggaran sekira Rp1,5 triliun yang akan dipergunakan untuk belanja modal pada tahun ini. Belanja modal ini berkaitan juga dengan rencana grup usaha besutan Ir. Ciputra ini untuk menelurkan sejumlah proyek baru.

Capex (belanja modal) tahun ini peruntukannya 50 persen untuk pembebasan tanah, 50 persennya lagi untuk pembangunan infrastruktur dan properti,” ujar Corporate Secretary CTRA Tulus Santoso saat paparan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (19/1/2017).

Perseroan pun memaparkan kinerja penjualan atau marketing sales yang diraih pada tahun 2016. Kendati secara umum, sektor properti di Indonesia sedang mengalami paceklik penjualan, namun Ciputra berhasil mencatat kinerja positif. Perseroan mencatat rata-rata per bulan meningkat 2 kali lipat. Bahkan, pada kuartal IV-2016 pendapatan dari penjualan properti mencapai Rp 800 miliar.

Agenda bisnis perseroan pada 2017 ini pun tergolong optimis. Ciputra berencana melansir 6 proyek residensial baru dan mulai melakukan pembangunan 2 proyek komersial. Proyek-proyek residensial terdiri dari Citra Plaza Jakarta, proyek apartemen dan kantor seluas 1,4 hektar, dan CWJ 2 Extension The Newton 2.

Ciputra juga akan mengembangkan apartemen dengan luas semi-gross sekitar 30.000 meter persegi, CitraLand Cibubur seluas 86 hektar, Citra Plaza Batam, proyek mixed-use seluas 4 hektar, CitraLand Tallasa Makassar seluas 116 hektar dan Beach Resort Sadana Bali.

Sementara itu dua proyek komersial yang akan dilansir tahun ini adalah Ciputra Mall dan Yello Hotel di Citra Raya Tangerang. (HH/Foto:Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.