November 29, 2022

Kredit Perumahan dari BPJS Ketenagakerjaan hingga Rp500 juta

WARTAPROPERTI.COM | Semasa masih bernama Jamsostek, BUMN ini lebih digemari oleh para pekerja sektor informal pada saat hendak mencairkan Jaminan Hari Tua yang terkadang tanpa disadari jumlahnya cukup tinggi. Namun seiring bergantinya nama Jamsostek menjadi BPJS Ketenagakerjaan inovasi dan peningkatan layanan pun dilakukan. Salah satunya dengan meluncurkan layanan kredit pemilikan rumah untuk para anggota hingga batas maksimal Rp500 juta, sedangkan kredit untuk renovasi mencapai Rp50 juta. Kredit ini diberikan dengan suku bunga yang rendah.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto akhir pekan ini mengatakan terdapat beberapa syarat untuk bisa mengakses pembiayaan tersebut. Yang paling umum ialah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal satu tahun dan mengikuti program Jaminan Hari Tua (JHT).

“Syaratnya sederhana, menjadi BPJS Ketenagakerjaan minimal 1 tahun dan ini kami berikan untuk peserta program JHT. Makanya saya menyerukan supaya tidak diambil JHT-nya untuk memperoleh perumahan yang murah, tentu kami akan kembangkan lagi manfaat-manfaat yang lain bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Agus di Menara Jamsostek, Jakarta, Kamis (23/3/2017).

Layanan ini hanya berlaku untuk peserta yang aktif, masa keanggotannya sudah melewati masa satu tahun dan tidak mengambil JHT-nya. Jika persyaratan tersebut telah dipenuhi, maka para peserta tinggal datang ke bank-bank yang telah bekerjasama dengan BPJSTK antara lain BTN, BRI, BNI, Mandiri, dan BJB dengan membawa serta kartu BPJSTK mereka. Pada bank-bank ini, peserta bisa memilih KPR yang diinginkan atau pun mengajukan pembiayaan untuk renovasi dan bank yang akan mengavaluasi pengajuan dari para peserta. (HH/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.