November 28, 2022

Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch

WARTAPROPERTI.COM | Heboh program uang muka KPR 0% yang digulirkan pasangan calon Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk memenangkan hati pemilih di Jakarta dalam Pikada DKI Jakarta putaran kedua, ternyata bukan ide orisinil lagi. Dua tahun lalu, Indonesia Property Watch sudah mengusulkan hal ini namun bukan untuk diterapkan di DKI Jakarta.

“Karena penerapannya akan sangat sulit bila dilakukan di DKI Jakarta. Indonesia Property Watch mengusulkan besaran uang muka sampai 0 persen khususnya untuk rumah pertama dan 10 persen untuk rumah kedua. Sedangkan untuk rumah ketiga dan seterusnya silakan diperketat,” demikian pernyataan Direktur IPW Ali Tranghanda di Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Namun sejalan dengan dasar bergulirnya ide DP0% dari pasangan Anies-Sandi, IPW pun menjelaskan pentingnya uang muka yang rendah karena dua faktor yang membuat masyarakat sulit membeli rumah adalah besarnya uang muka kemudian besarnya cicilan.

Sayangnya, kedua pihak baik IPW maupun Anies-Sandi tidak menjelaskan bagaimana menyiasati risiko pembiayaan yang akan timbul dengan model ini. Juga, bagaimana menghadap-hadapkan konsep ini dengan regulasi sektor keuangan dan perbankan yang mewajibkan perbankan beroperasi secara prudent.

“Program DP 0% dengan garansi tabungan sudah dilakukan oleh beberapa bank dan bukan semata-mata murni uang muka 0% dan dalam jumlah terbatas. Karena dalam jumlah yang besar akan membuat risiko pembiayaan menjadi tinggi bagi perbankan dan pengembang, apalagi bila rusun masih inden,” imbuh Ali. (HH/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.