November 29, 2022

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar memberi sambutan saat acara peletakan batu pertama Jababeka Eco Week 2017 di Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, Kamis (27/4/2017). AkzoNobel selaku perusahaan cat dan pelapis produsen Dulux dan International berpartisipasi menyumbangkan 2000 pohon untuk ditanam sebagai bagian dari program Planet Possible yang bertujuan untuk membuat kota kita menjadi tempat tinggal yang lebih baik.

WARTAPROPERTI.COM | AkzoNobel, perusahaan cat dan pelapis serta produsen Dulux pekan ini melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari upacara peletakan batu pertama untuk JababECO, proyek daur ulang limbah menjadi bioproduk di Botanical Garden melalui acara Jababeka Eco Week tanggal 25-27 April 2017 di Kota Jababeka, Cikarang, Jawa Barat. Prosesi peletakan batu pertama merupakan puncak acara dan dihadiri oleh pejabat pemerintah Jawa Barat serta perwakilan dari AkzoNobel dan Jababeka.

AkzoNobel mengakui pentingnya melestarikan lingkungan bagi generasi masa depan dan AkzoNobel mendukung hal tersebut sebagai bagian dari Planet Possible yang bertujuan untuk membuat kota kita menjadi tempat tinggal yang lebih baik.

“Keberlanjutan merupakan bagian integral dari semua hal yang kita lakukan di AkzoNobel. Agenda keberlanjutan kami adalah menggabungkan aspek ekonomi, lingkungan dan sosial di seluruh nilai-nilai dalam perusahaan kami. Melalui merek Dulux dan International, kami menyediakan berbagai produk yang ramah lingkungan dan membawa manfaat keberlanjutan yang berbeda bagi penggunanya, termasuk lingkungan. Penanaman pohon adalah salah satu cara untuk melestarikan alam dan kita senang menjadi bagian dari Jababeka Eco Week 2017. Kami juga ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk berkontribusi ke bumi dan memperingati Hari Bumi,”  papar Jun de Dios, Presiden Direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia).

Jababeka Eco Week 2017 menekankan pada hubungan antara manusia dan alam, dengan beberapa kegiatan seperti lokakarya, lomba melukis & mewarnai, kompetisi barang daur ulang, pameran seni, pemutaran film dokumenter, dan juga upacara peletakan batu pertama di JababECO di Botanical Garden. JababECO adalah sistem limbah etanol pertama yang dibangun di bawah tanah antara Jababeka dan Greenbelt.

Tjahjadi Rahardja, Presiden Direktur PT. Jababeka bagian Infrastruktur, menjelaskan, “Jababeka Eco Week bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam melestarikan lingkungan. Tahun ini kami ingin fokus dalam mentransformasikan kehidupan melalui berbagi kegiatan yang menghasilkan nilai dengan menyelenggarakan kompetisi bertema lingkungan seperti melukis, mewarnai, dan mendaur ulang. Kami juga ingin mendorong anak muda untuk mulai melindungi dan melestarikan lingkungan dengan melibatkan mereka melalui berbagai kegiatan selama satu minggu ini.”

AkzoNobel percaya bahwa inovasi tidak hanya terbatas pada produk, namun juga mencakup inovasi proses, inovasi layanan dan cara berpikir yang inovatif dengan merancang pembuangan limbah yang aman dan berkelanjutan. Keikutsertaan perusahaan dalam Jababeka Eco Week merupakan bukti dan upaya yang terus dilakukan untuk melindungi lingkungan. (HH/Foto: Akzo)

Leave a Reply

Your email address will not be published.