December 6, 2022

Metland Transyogi, salah satu proyek milik PT Metropolitan Land Tbk.

WARTAPROPERTI.COM | Model penjualan properti kini mau tidak mau harus menerima teknologi digital sebagai medium yang paling efesktif dan efisien untuk berjualan properti. PT Metropolitan Land Tbk., developer dengan sejumlah proyek properti di seantero Jabodetabek menyadari itu sebagai sebuah peluang yang harus direngkuh untuk meningkatkan kinerja penjualan korporasi. Itu pula yang membuat mereka, hari ini (26/4/2017) menandatangani kerjasama dengan Rumah.com untuk mengaplikasikan eProperty Tracking (e-PT). Acara berlangsung di Grand Whiz Hotel Kelapa Gading dihadiri oleh Wahyu Sulistio dan Olivia Sarodjo, keduanya adalah Direktur PT Metropolitan Land Tbk., dan Country Manager Rumah.Com, Wasudewan.

“Dengan aplikasi e-PT diharapkan penjualan melalui agen property akan meningkat,” ujar Wahyu Sulistio Direktur Metland pada acara konferensi pers usai penandatanganan kerjasama itu.

Menurut dia, e-PT tidak saja memudahkan internal sales untuk memasarkan produk properti, tetapi juga dapat membuka peluang bagi agen properti untuk turut memasarkan produk Metland sehingga target penjualan perusahaan tahun ini dapat terpenuhi.

Lantas, apakah itu e-PT? Ini merupakan platform aplikasi berbasis mobile yang menghubungkan developer dengan para stakeholder kunci penjualan properti. Melalui e-PT, sales person akan mendapatkan informasi terbaru seputar produk yang dipasarkan secara realtime. Dengan e-PT, kapan dan di mana saja sales person maupun agen properti dapat melakukan reservasi dan seluruh informasi akan updated dengan cepat.Informasi seputar harga, formulir pemesanan, bahkan transaksi yang sedang terjadi dapat terupdate secara langsung.

“Ini membuktikan bahwa solusi e-PT merupakan salah satu perangkat penting bagi developer untuk memenangkan persaingan saat ini,” ujar Wasudewan, Country Manager Rumah.com.

Aplikasi ini, menurut Wasudewa adalah sebuah terobosan untuk menjawab keterbatasan dari para developer dalam menjangkau konsumen yang berada jauh dari lokasi proyek yang sedang dipasarkan.

PT Metropolitan Land Tbk., sebagaimana mengemuka di dalam kesempatan itu, tengah berusaha mengejar target penjualan tahun 2017 yang dipatok Rp 1.050 miliar. Dengan menerapkan aplikasi ini, manajemen yakin bahwa target yang hendak dicapai dapat terpenuhi.

“Bahkan dengan e-PT, agen-agen properti dari Singapura atau Malaysia misalnya bisa memasarkan proyek-proyek yang berlokasi di Inggris, Australia, atau Indonesia. Dengan mobilitas yang tinggi, agen properti akan sangat mudah memasarkan properti kepada para investor di lintas negara dan mendapat serta mengirim informasi secara real time tentang properti yang dipasarkan,” ungkap Wasuwedan.

Aplikasi e-PT ini diyakini akan memperluas jalur pemasaran semua proyek residensial milik Metland. Sejauh ini ada tujuh proyek residensial yang mereka kembangkan, yaitu Kaliana Apertemen, Metland Menteng, Metland Puri, Metland Transyogi, Metland Cileungsi, Metland Tambun dan Metland Cibitung. (HH/Foto: HH)

Leave a Reply

Your email address will not be published.