November 27, 2022

Presiden Jokowi dan warga NTT di Belu, NTT

WARTAPROPERTI.COM | Kabar mengenai kedekatan antara Presiden Joko Widodo dan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, bukanlah sebuah isapan jempol. Ini menjadi ironi tersendiri ketika Real Estat Indonesia, DPD NTT menuding pemerintah di propinsi tersebut tidak mendukung program Sejuta Rumah yang dicanangkan oleh presiden dan hingga saat ini menjadi perhatian utama pemerintah.

Sejumlah fakta yang menunjukan bagaimana kedekatan antara kedua pemimpin ini antara lain seperti yang terjadi di Belanda, Jumat (22/4/2016). Kala itu, Lebu Raya bertemu Presiden Joko Widodo, di pintu gerbang masuk ruangan pertemuan masyarakat Indonesia di Belanda. Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi menyebutkan, Gubernur NTT adalah gubernur yang paling sering menelepon presiden meminta membangun infrastruktur di NTT.

“Ini gubernur yang paling sering telepon presiden minta membangun macam macam. Sudah dikasih Pak Gub (Gubernur, Red) masih bilang kurang lagi dan kurang lagi. Yah, karena memang daerah masih membutuhkan kita kasi terus” demikian presiden yang disambut aplaus meriah dari masyarakat Indonesia di Belanda.

Kejadian lain terjadi di Kupang saat Jokowi melakukan kunjungan kerja ke NTT dan melakukan serangkaian kegiatan dan blusukan. Saat menghadiri upacara HUT ke-56 NTT, Jokowi memuji NTT sebagai provinsi yang istimewa. Apa maksudnya?

“Pak Gubernur telepon saya setiap hari. Minta waduk diresmikan, dikejar-kejar. Nanti kalau waduk ini sudah selesai, silakan telepon lagi. NTT ini memang istimewa betul, gimana… Gubernurnya tiap hari telepon presiden, yang lain takut telepon presiden,” ujar Jokowi dalam sambutannya di HUT ke-56 Provinsi NTT, di rumah jabatan gubernur NTT, Jalan Eltari, Kupang, Sabtu (20/12/2014).

Jokowi saat masih menjadi Gubernur DKI Jakarta, setelah ditetapkan oleh partainya menjadi calon presiden, pada April 2014 sudah mengunjungi Kupang. Selanjutnya dalam kurun waktu hingga Desember 2015, presiden sudah tiga kali datang ke daerah ini. Itu belum terhitung dengan dua tahun belakangan ini.

Selain itu, Presiden Jokowi juga telah memilih Provinsi NTT sebagai lokasi pembangunan bendungan pertama dari target 49 waduk yang akan dibangun pemerintah dalam lima tahun masa jabatannya.

Jokowi dan Frans Lebu Raya adalah sahabat dekat, sesama kader PDI Perjuangan. Bahkan, menjelang Pilpres 2015, nama Lebu Raya sempat disebut sebagai bakal calon pendamping Jokowi di kursi wakil presiden. (HH)

Leave a Reply

Your email address will not be published.