November 28, 2022

Pemudik dengan sepeda motor (Foto: TEMPO)

WARTAPROPERTI.COM | Anda mungkin sudah tidak sabar lagi menunggu hari raya tiba, saat dimana Anda akan berkumpul dengan sanak keluarga dan para kerabat di kampung halaman. Selain memersiapkan segala kebutuhan di kampung nanti, juga memastikan rumah Anda aman saat ditinggal, hal penting yang tidak boleh diabaikan adalah bagaimana persiapan Anda saat di perjalanaan. Apalagi jika hendak menggunakan kendaraan pribadi, baik mobil atau sepeda motor, Anda harus ekstra waspada lantaran puncak kecelakaan lalu lintas biasanya terjadi pada periode mudik, baik sebelum maupun sesudah hari raya.

Data yang berhasil dihimpun oleh media ini menunjukkan, kendati tren kejadian kecelakaan lalu lintas cenderung menurun selama 3 tahun terakhir namun secara akumulatif, jumlah korban tewas saat mudik sejak 5 tahun terakhir tergolong tinggi. Jumlahnya mencapai angka 3.000 korban meninggal.

Pada tahun 2012, jumlah korban meninggal mencapai 757 orang, dengan 1.222 korban luka berat, dan 4.186 luka ringan. Angka ini berasal dari kasus kecelakaan yang terjadi dimana, 4.683 yang menimpa sepeda motor, 829 mobil, 592 mobil barang, 235 bus, 82 kendaraan tak bermotor, dan 12 kendaraan khusus.

Sementara itu pada 2013, terjadi 3.061 kecelakaan dengan jumlah korban 686 orang meninggal dunia, luka berat 1.120 orang dan 4.034 orang lain mengalami luka ringan. Jenis kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini masih didominasi sepeda motor yang mencapai 3.875 unit. Berikutnya, kecelakaan melibatkan mobil sebanyak 858 unit, mobil barang sebanyak 358 unit, bus sebanyak 194 unit, kendaraan tidak bermotor sebanyak 129 unit, dan kendaraan khusus 20 unit.

Pada tahun berikutnya, 2014, data yang diperoleh Korps Lalu Lintas Polri menunjukkan angka kecelakaan lalu lintas selama musim mudik menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Terjadi kecelakaan sebanyak 3.049 kasus dengan korban meninggal dunia mencapai 714 orang, penderita luka berat mencapai 1.939, penderita luka ringan mencapai 4.532 orang.

2015, jumlah korban meninggal mencapai 657 orang, luka berat  1.068 orang dan luka ringan 3.922 orang. Angka ini semakin menurun di tahun 2016 dimana telah terjadi 1.947 kecelakaan lalu lintas dengan jumlah 366 orang meninggal dunia, 634 orang luka berat dan 2.537 luka ringan.

Dari jumlah ini, kebanyakan kasus dan korban adalah para pengendara sepeda motor. Dengan tingginya kecelakaan lalu lintas yang menimpa pengendara sepeda motor, setiap pemudik diharapkan lebih waspada dan berhati-hati di perjalanan. (AS/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.