November 28, 2022

Spanduk demo warga penghuni Apartemen Green Pramuka

WARTAPROPERTI.COM | Komika Muhadkly alias Acho akhirnya berdamai dengan pihak pengelola Apartemen Green Pramuka. Keduanya berdamai setelah polisi memfasilitasi untuk melakukan mediasi. Adapun mediasi itu dilakukan di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada Rabu pekan lalu. Sementara itu, malam tadi (15/8/2017), kedua pihakĀ  telah menandatangani surat kesepakatan dimana pihak pengelola berjanji akan mencabut laporan terhadap Acho yang diduga mencemarkan nama baik.

“Perdamaiannya iya secara formil, besok kami cabut laporan di Polda,” ujar Muhammad Rizal Siregar, kuasa hukum pengelola Green Pramuka.

Acho yang tidak terlalu antusias usai menandatangani kesepakatan, mengaku belum meyakini sepenuhnya terhadap upaya damai tersebut. Dia masih menunggu pengelola benar-benar mencabut laporannya besok. “Kalau ditanya apakah nota kesepakatannya sudah, sudah. Tapi pencabutan pelaporannya belum, rencananya besok pagi. Apakah besok benar-benar menjalankan komitmennya, kita lihat,” ujar Acho.

Kuasa hukum Acho, Tomson Siregar, berharap pihak pengelola kali ini sungguh-sungguh menyelesaikan permasalahan dengan kliennya secara kekeluargaan. Pihak pengelola juga diminta menyampaikan permohonan mencabut laporan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat sebab kasusnya sudah P-21 atau dinyatakan lengkap dan siap sidang.

“Mudah-mudahan setelah pencabutan itu mereka segera memberitahukan perdamaian ini ke Kejaksaan Negeri Jakpus, supaya perkara ini tidak dilimpahkan dulu,” kata Tomson.

Sebelumnya Acho ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi dalam kasus pencemaran nama baik PT Duta Paramindo Sejahtera, pengelola Green Pramuka City. Ia dituduh mencemarkan nama baik setelah mengkritik pengelola apartemen melalui blog-nya, muhadkly.com.

Dalam tulisan yang dia buat pada Maret 2015, Acho mengkritik beberapa hal terkait kondisi Apartemen Green Pramuka City. Dia menulis antara lain soal sertifikat yang tak kunjung terbit, sistem perparkiran, tingginya biaya IPL (iuran pemeliharaan lingkungan), dan biaya supervisi yang dibebankan saat penghuni ingin merenovasi unit apartemennya. (KPS/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.