November 27, 2022

Apartemen Sentra Timur di kawasan Pulogebang, Jakarta Timur

WARTAPROPERTI.COM | Proyek apartemen yang diklaim akan menjadi sebuah superblok di kawasan timur Jakarta, hasil kerjasama Perum Perumnas dengan PT Bakrieland Development Tbk., Sentra Timur Superblock di kawasan Pulogebang, Jakarta Timur, dalam periode Agustus ini ditargetkan akan meraup penjualan hingga Rp29,5 milyar. Demikian diungkapkan Project Director KSO Perumnas – Bakrie, Windoko sebagaimana dikutip dari Bisnis.com. Ia mengatakan dengan optimis bahwa target tersebut akan dicapai, mengingat adanya kegiatan pameran yang digelar seminggu ini.

Sementara itu, sebelumnya, sepanjang semester I/2017 lalu perusahaan telah meraup lebih dari Rp102 miliar. Saat ini pihaknya sedang memasarkan menara Sapphire dengan angka penjualan sudah lebih dari 66% dari total 607 unit dan kios. Mereka meyakini, penjualan yang baik ini karena Sapphire mampu memenuhi kebutuhan baik untuk tinggal maupun investasi yang menjanjikan.

Perusahaan menargetkan penjualan penuh dengan nilai sekitar Rp300 miliar. Saat ini, perusahaan juga tengah merencanakan menara kedelapan akan dirilis sebelum unit di Sapphire habis dengan tetap melihat kondisi ke depan.

Windoko mengatakan Sapphire saat ini menawarkan 11 pilihan tipe kamar yakni, tipe 25 dan 27 yang merupakan tipe studio, lalu tipe 30 yang terdiri dari 1 kamar, tipe 36, 36A, 42, 43, 52 yang terdiri dari 2 kamar tidur, dan tipe 59, 60 dan 62 yang terdiri dari 3 kamar tidur.

Harga yang ditawarkan sekitar Rp12 juta per m2. Artinya, untuk tipe 25 studio harganya sekitar Rp300 juta per unit sedangkan yang paling besar tipe 62 harganya sekitat Rp800 juta.

“Untuk Sapphire yang masuk pengembangan tahap II ini nilai investasi sekitar Rp300 miliar. Sedangkan pada tahap satu dengan enam menara pertama nilai investasinya sekitar Rp700 miliar,” ujarnya.

Windoko mengklaim, keunggulan proyek ini adalah tingginya kenaikan nilai investasi yang terus menanjak. Proyek kawasan terpadu Sentra Timur ini telah mencapai 400% sejak 2008 pertama kali dipasarkan.

Proyek Sentra Timur Residence yang menjadi garapan perdana dari dua pengembang negeri dan swasta ini juga terus menunjukkan peningkatan penjualan yang signifikan. Tahun lalu, perusahaan mencatatkan nilai penjualan hingga Rp500 miliar.

Dirinya mengungkapkan untuk progres pembangunan saat ini perusahaan telah merampungkan enam menara yang 80% sudah dihuni. Adapun, untuk menara ketujuh atau menara eksklusif pertama Sapphire ini ditargetkan akan tutup atap pada akhir 2017 dan serah terima kunci mulai tahun depan.

Windoko menuturkan nantinya Sentra Timur Residence akan memiliki 15 menara hunian yang terjangkau bagi masyarakat kelas menengah. Pembangunan proyekini dibangun dalam tiga tahap, yakni enam menara tahap pertama yang terdiri dari 2.357 unit apartemen dan kios telah selesai dibangun dan tersisa lima unit yang belum terjual.

Sedangkan pada tahap kedua, akan dibangun 5 menara yang terdiri dari 2.032 unit apartemen dan kios. Terakhir, pada tahap tiga akan dibangun sebanyak empat menara. Perusahaan menargetkan pengembangan ini akan selesai dalam tujuh tahun ke depan.

Sementara itu, melalui Indonesia Properti Expo (IPEX) pada 11 – 20 Agustus 2017 Sentra Timur Residence memberikan Sejumlah promo yakni diskon hingga ratusan juta rupiah, free biaya KPA dan DP 20% yang dapat dicicil 24 kali ditambah hadiah lucky draw berupa iphone7, samsung galaxy s8, emas 5 dan 10 gram, untuk pembeli yang beruntung saat pameran berlangsung. (HH/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.