December 3, 2022

Jopy Rusli sedang memaparkan konsep Kota Meikarta (Foto: Kapanlagi.com)

WARTAPROPERTI.COM | Jika hari ini Anda yang menggunakan moda transportasi KRL Commuter Line mengamati sekeliling stasiun yang disinggahi, ada pemandangan yang sama di setiap stasiunnya. Terpampang standing banner Meikarta dan satu meja (open table) tempat sales promotion staff menyebarkan brosur atau flyer bagi para penumpang KRL yang melintas. Tak jarang, target konsumennya diprospek langsung untuk membeli produk apartemen di proyek besutan Lippo Group itu dengan iming-iming harga murah.

Kemarin, Kamis (17/8/2017) bertepatan dengan perayaan Ulang Tahun RI ke-72, Lippo Group meluncurkan Proyek Meikarta yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, ini.  Chief Marketing Officer Lippo Homes Jopy Rusli kepada media yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, respon konsumen terhadap Meikarta cukup menggembirakan.

“Saya lihat yang tercatat sudah 99.300 unit, hampir 100 unit,” ujar Jopy.

Sebelumnya, Lippo Group pada tahun 2014 silam mulai memerkenalkan Proyek Orange County yang mengadopsi konsep kota di California, Amerika Serikat. Setelah menjajakan proyek ini selama 2 tahun belakangan, Lippo kembali memerkenalkan Meikarta yang sempat diklaim sebagai kota Jakarta baru itu. Lantas bagaimana dengan posisi Orange County dengan kehadiran megaproyek terbaru ini?

Jopy Rusli kepada media ini beberapa waktu lalu mengatakan bahwa Orange County akan menjadi central business district-nya Meikarta. Pasalnya, Meikarta dirancang sebagai sebuah kota metropolitan baru yang memiliki jaringan transportasi yang lengkap dan kapasitas menampung penduduk dalam jumlah besar.

Lippo tidak hanya menawarkan Meikarta sebagai sebuah kota bermukim dan tempat tinggal, tetapi juga sebagai¬† peluang kerja bagi masyarakat. “Kita ingin ciptakan job opportunity, jadi akan ada kantor-kantornya juga. Terus ada healthcare juga.”

Apa yang disampaikan Jopy ini sejalan dengan rencana besar Meikarta untuk menghadirkan pusat-pusat perkantoran di sana. Rencananya akan dikembangkan 100 gedung tinggi mulai dari 35 hingga 45 lantai. Sebanyak 250.000 unit untuk hunian (apartemen) juga untuk perkantoran strata title, 10 hotel bintang lima, pusat belanja dan area komersial seluas 1,5 juta meter persegi. (JK/Foto: Ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.