November 27, 2022

Direktur Utama BTN Maryono dan Chairman Lippo Group James Riady saat hadir di BTN GPA 2017

WARTAPROPERTI.COM | PT Bank Tabungan Negara dan Indonesia Property Watch menggelar BTN GPA 2017 di Hotel Raffless, Ciputra World, Jakarta malam tadi (11/9/2017). Dalam ajang ini, kota mandiri milik Lippo Group yang sedang gencar dipasarkan, Meikarta mendapatkan penghargaan untuk ketegori The Breakthrough Phenomenal Marketing Campaign. Menurut Direktur Utama BTN, Maryono, meski merupakan proyek properti baru, namun Meikarta mampu membuktikan sebagai produk properti yang serius dalam memasarkan unit huniannya.‎

“Jadi kategori itu jangan dilihat nama Meikarta. Tadi ada pengembang yang dilihat kualitas bangunannya, ada yang dilihat marketingnya. Mungkin marketingnya bagus. Jadi jenis awards-nya luar biasa. Karena yang menilai tidak hanya BTN only, tapi lembaga independen yang namanya IPW. Dan dia juga ada sub-subnya, apakah yang dinilai itu, apa proyeknya, marketingnya, manajemennya, asetnya,” ujar dia.

Sayangnya, akhir pekan lalu dalam diskusi terbuka dengan Ombudsman Jumat (8/9/2017), Lippo Group akhirnya mengakui belum mengantongi izin, karena masih dalam proses. Lippo menyatakan, pihaknya telah mengajukan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) pada Mei 2017 kepada Pemkab Bekasi sebagai dasar untuk kemudian mengajukan penerbitan izin mendirikan bangunan (IMB). Namun, saat proses kajian hampir selesai, tiba-tiba Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat merekomendasikan untuk menghentikan kajian atas dasar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2014.

Dalam ajang BTN GPA 2017 malam tadi, James Riady, Chairman Lippo Group menyampaikan permohonan maafnya atas belum beresnya perijinan itu. “Fokusnya adalah bagaimana memikirkan 11 juta defisit rumah,” ujar James di hadapan wartawan.

Lippo memang mendapatkan sorotan yang tajam berkaitan dengan fenomena kampenya Meikarta yang sangat masif di media namun tidak sebanding dengan pengurusan perijinannya. (HH/Foto: Bisnis)

Leave a Reply

Your email address will not be published.