December 3, 2022

Properti diramalkan akan stagnan pada 2018-2019

WARTAPROPERTI.COM | Wakil Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Bidang Tata Ruang dan Properti Ramah Lingkungan Hari Ganiemengatakan, memasuki tahun 2018 dan 2019, para investor dan pelaku usaha diperkirakan cenderung menahan diri dan tidak ekspansif. Sektor politik pun diperkirakan akan tertahan pada dua tahun politik berturut-turut itu.

Dikutip oleh CNN Indonesia, Selasa (21/11/2017) ia mengatakan, “Kami inginnya juga bergerak, masa kami ingin stagnan begitu saja, tetapi kondisi politik kami tidak bisa perkirakan. Hal yang jelas tahun depan sudah mulai tahun politik (yang) menjadi kekhawatiran bagi kami pelaku usaha.”

Menurut dia, Indonesia adalah negara dengan permintaan properti yang sangat tinggi jika dilihat dari jumlah penduduk. Apalagi, tingkat kebutuhan rumah yang dirilis pemerintah, masih cukup tinggi. Angka backlog yang dirilis resmi mencapai 13,5 juta unit rumah yang harus dientaskan pemerintah. Namun, tingginya permintaan ini tidak sejalan dengan tingkat daya beli masyarakat.

Tanpa menyebutkan sumber datanya, Heri menyatakan bahwa konsumen dengan memiliki tingkat daya beli yang tinggi pun enggan membelanjakan uangnya. Mereka lebih suka menyimpan uangnya di bank. Entah kenapa.

Heri berharap, pemerintah tetap konsisten dalam menjalankan proyek infrastruktur. Dengan demikian, sektor properti juga akan ikut bergerak. (CNN/JL)

Leave a Reply

Your email address will not be published.