December 6, 2022

Delegasi Vatikan bertemu Arab Saudi: Tidak benar ada kesepakan soal ijin membangun gereja.

VATIKAN – Tahta Suci Vatikan kembali disoroti dengan kabar bahwa usai kunjungan pejabat dari negara yang dipimpin Paus Fransiskus itu ke Arab Saudi, pemerintah Saudi pun mengijinkan pembangunan gedung gereja di negara Islam itu. Kabar itu pun mengundang beragam reaksi dari publik, pasalnya kedua negara merupakan kiblat dari dua agama besar dunia yang berbeda. Namun, Vatikan pun segera membantah dan mengatakan bahwa kabar tersebut tidak benar atau hoax.

Dikutip Russian Times, media Egypt Independent dalam artikel yang dimuat pada Jumat (4/5/2018) lalu menuliskan bahwa salah satu perjanjian dalam kunjungan tersebut yakni Arab Saudi yang membuka kesempatan pembangunan gereja di wilayahnya. Russian Times pun mencoba mencari konfirmasi dari Vatikan untuk mengungkapkan hal tersebut. Namun, isi perjanjian antara delegasi Vatikan yang mewakili Dewan Kepausan dengan Arab Saudi dan Liga Muslim Dunia juga belum diungkapkan ke publik. Hanya satu kabar yang dikonfirmasi benar oleh sumber resmi Roma yakni bahwa delegasi Saudi dan Vatikan akan mengadakan pertemuan antar-agama secara rutin.

Pejabat senior katolik Roma sekaligus Presiden Dewan Kepausan untuk Dialog Antar-agama, Kardinal Jean-Louis Tauran telah berkunjung ke Arab Saudi pada Rabu (18/5/2018). Dalam kunjungan tersebut, Tauran banyak membahas persoalan antar umat beragama dan peranannya dalam mengatasi konflik kekerasan, ekstremisme dan terorisme.

Tauran juga sempat menyatakan bahwa kunjungannya ke Saudi yang pertama kalinya tersebut bisa dipandang sebagai upaya kedua negara untuk lebih terbuka. Serta adanya keinginan untuk sebuah persesuaian dari Arab Saudi dengan agama non-Muslim. Selama ini, pemerintah Saudi telah melarang kegiatan ibadah agama selain Islam, meski pun ada sekitar 1,5 juta umat Kristen di negara itu, yang kebanyakan pekerja migran dari Asia.

Namun demikian, penting bahwa pejabat tinggi Saudi telah berupaya menjalin hubungan dengan pemuka agama lain, seperti saat Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman bertemu pemuka agama Katolik dan Yahudi saat kunjungannya ke New York. Akan tetapi, untuk saat ini, Arab Saudi masih akan menjadi Negara Teluk satu-satunya tanpa bangunan gereja. (RST)

Leave a Reply

Your email address will not be published.