November 28, 2022

Ribuan pengunjung memadati pantai Karnaval, Ancol (Foto: Media Indonesia)

JAKARTA – Pemilik dan pengelola kawasan Ancol, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. dipastikan akan membongkar dan menata ulang kawasan Ancol. Kawasan seluas 56 hektar itu dikenal sebagai sebuah sarana hiburan keluarga sejak lama. Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. C. Paul Tehusijarana mengatakan proyek revitalisasi kawasan Ancol masih dalam tahap rancangan desain masterplan yang ditargetkan rampung akhir Mei 2018.

“Di [lahan] existing Ancol yang di tengah sekitar 40 hektare dan di Karnaval ada sekitar 16 hektare itu yang akan kami kembangkan. Nanti kami tata ulang Pasar Seni dimana dan lain-lain, itu kami atur lagi,” ujar Paul di Jakarta, dikutip Selasa (8/5/2018).

Proyek tata ulang Ancol pada tahap pertama akan mengembangkan kawasan 40 hektare terlebih dahulu di mana pengembangan kawasan tersebut akan dibagi kembali menjadi beberapa fase pembangunan.

Setiap fase pembangunan, Paul mengatakan akan menggandeng banyak partner untuk mengembangkan proyek yang merupakan bagian dari Pengembangan kawasan properti Ancol  yang akan terdiri dari apartemen high rise, apartemen TOD, bangunan komersial, mal, indoor park, hingga perkantoran.

“40 hektare ini terbagi ke dalam banyak paket, jadi pintu masuknya Ancol yang sekarang itu Ecopark yang tempat masuk itu. Ecoparknya akan tetap menjadi kawasan hijau, dia menjadi senternya yang di sekelilingnya akan dibangun. Nanti kami bikin amply theatre di situ. Macam-macam lah,” tutur Paul.

Proyek tata ulang Ancol, katanya, sebagai salah satu strategi Jaya Ancol untuk mengembalikan reputasi Ancol yang kian meredup.

Rencana pengembangan kawasan properti juga diharapkan menaikan jumlah kontribusi properti terhadap laba Jaya Ancol yang hingga kini memiliki porsi yang kecil terhadap laba keseluruhan.

“Ini bagian dari property development tapi nanti dalam masterplan sudah diatur linknya dengan [kawasan] rekreasinya, yang redup ini kan semuanya,  jadi kami ingin agar rekreasi Ancol yang merupakan recurring income Ancol selama ini tetap bisa naik lebih tinggi lagi juga,” papar Paul.

Sementara itu, Paul belum mau mengatakan total nilai proyek tata ulang Ancol yang akan memakan waktu 10 tahun hingga 20 tahun pengembangan. (BSN/WP)

Leave a Reply

Your email address will not be published.