November 29, 2022

Kaum milenial di AS mayoritas menyesal membeli rumah diusia muda (Foto: nanigans.com)

JAKARTA – Tidak mudah mengajak milenial di Indonesia untuk menjadi pembeli properti saat usia mereka masih muda. Hal ini berkaitan dengan orientasi mereka yang belum terlalu memikirkan punya rumah dan lebih memilih menyewa apartemen atau indekos di pusat kota. Kondisi ini berbeda dengan yang terjadi di Amerika Serikat. Sebanyak 68% milenial di Amerika Serikat menyesal membeli rumah di usia muda. Tanya kenapa?

Head of the Retail Banking Group Bank of the West Ryan Bailey mengatakan meski sudah banyak milenial yang ingn memiliki hunian, tetapi para milenial cenderung tidak melakukan penghitungan dan mengambil resiko pinjaman bahkan dari tabungan masa tua.

“Milenial sangat ingin menjadi pemilik rumah sehingga beberapa orang mungkin secara tidak sengaja menyusahkan dirinya sendiri tanpa memiliki perhitungan yang tepat,” ujar Ryan dikutip dari hasil riset Studi Milenial 2018 oleh Bank of West, Rabu (1/8/2018).

Berdasarkan hasil riset tersebut sebanyak 44% memiiliki masalah dengan hunian yang telah dibeli. Masalah terkait hunian yang dirasakan antara lain, merasa terjebak dan harus tinggal di satu tempat dan hunian yang dibeli memerlukan biaya renovasi yang lebih banyak dari yang dibayangkan.

Sebanyak 41% milenial merasa menyesal membeli karena tidak siap secara finansial sehingga menimbulkan hutang pinjaman yang lebih banyak. Bahkan 1 dari 3 milenial yang memilki rumah menggunakan tabungan masa tuanya untuk digunakan sebagai membayar uang muka.

Para milenial berharap lebih banyak melakukan persiapan yang tepat sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli hunian, seperti menyiapkan tabungan yang lebih banyak dan melakukan survey rumah lebih dalam sebelum membeli.

Dalam hasil penelitian juga menyebutkan para milenial enggan untuk benar-benar berinvestasi. Mereka merasa paling aman untuk menyimpan tabungan mereka terhindari dari pasar properti.

“Mereka ketakutan oleh krisis keuangan, sebanyak 65% yang telah melalui periode itu membuat mereka menjadi investor yang lebih konservatif,” ujar Ryan. (WP)

Leave a Reply

Your email address will not be published.