November 27, 2022

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, Basuki Hadimoeljono

Rencana pembentukan holding BUMN Karya dengan Hutama Karya sebagai induknya semakin jauh dari realisasi. Pasalnya, rencana Menteri BUMN periode lalu ini pun dipertanyakan oleh Menteri PUPR.

JAKARTA-WARTAPROPERTI.COM | Pembentukan Holding BUMN Karya sesungguhnya berada di bawah domain Kementerian BUMN. Namun, Basuki menggarisbawahi beberapa catatan kritis. Salah satunya adalah dampak dari pembentukan holding akan menyebabkan anggota holding tidak bisa mengikuti tender proyek infrastruktur.

“Kalau secara hukum mereka [bukan induk holding] tidak bisa ikut tender. Sekarang kita punya delapan [BUMN Karya], kalau sudah holding tinggal tiga,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari Bisnis.com, Kamis (21/11/2019).

Basuki lalu mempertanyakan kembali tujuan pembentukan holding ini. Menurut dia, tujuan holding adalah peningkatan kapasitas yang bisa dilakukan oleh perusahaan-perusahaan pelat merah. Namun, khusus sektor BUMN Karya, Basuki menilai semua perusahaan di dalamnya sudah besar dan kuat. Lantas untuk apa pembentuka holding ini?

Sebelumnya, di bawah kepemimpinan Menteri BUMN periode 2014—2019, Rini Soemarno, diketahui bahwa pemerintah telah memproses pembentukan Holding BUMN infrastruktur dengan PT Hutama Karya (Persero) sebagai induk. Informasi yang beredar, semua proses telah berada di Kementerian Sekretariat Negara dan tinggal menunggu keputusan Presiden.

Basuki mengaku tidak mengetahui prosesnya sudah sampai di mana. Namun, dia menyampaikan bahwa keputusan tersebut membutuhkan tanda tangan dari semua menteri.

“Itu kan harus dengan persetujuan semua menteri, [tapi] saya belum,” katanya. (Marlo KR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.