December 3, 2022
Unit rumah di Klater Granada, Paramount Land, Serpong (Foto: Paramount Land)

Direktur Paramount Land Aryo Tri Ananto mengatakan, penjualan tahun ini telah melampaui perkiraan mereka. Padahal masih ada sisa 1 bulan untuk menambah pendapatan sampai 2019 berakhir.

SERPONG-WARTAPROPERTI.COM | Paramount Land, perusahaan properti yang berbasis di Gading Serpong, mengklaim telah membukukan penjualan sebesar Rp2.20 triliun sepanjang 11 bulan ditahun 2019 ini. Penjualan ini akan terus bertambah dalam satu bulan terakhir hingga berakhirnya tahun 2019.

Apalagi, untuk akhir tahun, pengembang ini telah meluncurkan sebuah program khusus yakni year end program.  Program ini menyediakan kemudahan pembayaran bagi konsumen dan sejumlah gimik untuk produknya di lima klaster. Lima klaster ini sempat dibatalkan konsumen karena masalah kredit pemilikan rumah.

Catatan pejualan sebesar Rp2.20 triliun pada 2019 ini didominasi oleh kontribusi penjualan dari produk-produk seperti klaster hunian Granada, ruko Maggiore Square, dan Sorrento Square.

“Memang target kami keluarga yang sudah mapan dan selama desain menarik, harga oke, kami bisa ilustrasikan interiornya begitu mengesankan, layout-nya nyaman, itu pasarnya selalu ada,” lanjut Aryo.

Menyongsong tahun 2020, Paramount masih akan memfokuskan ekspansinya di Gading Serpong, Manado, dan Semarang, walaupun ada potensi baru di Sumatera, berupa jalan tol Trans-Sumatera. Ia juga menyebutkan bahwa kelak mereka akan menggarap Sumatera.

“Di sana walaupun sudah ada [cadangan tanah], tapi semua masih dalam perencanaan, belum akan digarap dalam waktu dekat,” ujarnya. (Marlo KR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.