November 28, 2022
Groundbreaking Emerald Land di Karawang Barat, Jawa Barat (Foto: Beritasatu)

PT Emerald Land Development resmi menggelar peletakan batu pertama pembangunan kawasan mixed use seluas 50 hektar di Karawang Barat, Jawa Barat.

JAKARTA – WARTAPROPERTI.COM | Direktur Utama Emerald Land Development Dodi Pramono mengatakan pengembangan Emerald Neopolis yang akan mengintegrasikan landed house Klaster Emerald Park, apartemen, sentra perbelanjaan, perkantoran, sarana pendidikan, dan rumah sakit ini dilakukan secara bertahap.

Untuk tahap pertama, perseroan menghadirkan kawasan hunian tapak seluas 13 hektare yang dilengkapi fasilitas olah raga serta taman tematik cukup luas.

“Ini membuktikan bahwa kami tidak asal menebar janji tapi juga memberi bukti nyata kepada konsumen. Kami berharap dengan groundbreaking ini maka unit-unit hunian bisa ter-delivery kepada pembeli paling lambat delapan bulan setelah akad kredit,” katanya melalui siaran pers, Selasa (10/3/2020).

Dalam merealisasikan pembangunan hunian pada Emerald Neopolis, perseroan telah menggandeng PT Tigaroda Rumah Sejahtera produsen Semen Tigaroda. Selain menghadirkan konsep pembangunan rumah pracetak, perusahaan ini juga menjamin penggunaan bahan bekualitas tinggi serta proses pembangunan yang lebih cepat.

Menurut Dodi, sebenarnya total biaya pengerjaan struktur hunian dengan konsep rumah pracetak terbilang mahal, tetapi secara kualitas serta masa usang bangunan jauh lebih bagus dan tahan lama dibanding konvensional. Perbedaan biaya pembangunan per meter persegi juga jauh lebih tinggi.

“Namun, pengerjaanya lebih cepat, untuk menyelesaikan satu unit rumah hanya membutuhkan waktu dua bulan,” imbuhnya.

Konsep rumah pracetak sendiri memiliki banyak keunggulan antara lain, pondasi setempat beton bertulang dihubungkan dengan sloof dan kolom beton pracetak sehingga merupakan kesatuan bangunan yang tahan terhadap guncangan.

Direktur Epic Property M. Gali Ade Nofrans selaku konsultan dan koordinator pemasaran Emerald Land Development mengakui komitmen tinggi yang ditunjukkan pengembang tersebut menambah keyakinan konsumen dalam menentukan pilihan hunian idamannya.

“Respon masyarakat terhadap hunian Emerald Park tergolong cukup tinggi. Buktinya, kami bisa menjual lebih dari 100 unit rumah dalam waktu kurang dari tiga bulan,” ujar Nofrans.

Dia menjelaskan, proyek Emerald Neopolis menempati area yang cukup strategis berada di tengah-tengah kota, yakni Jalan Raya Pinayungan, Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Klaster Emerald Park terdiri dari empat pilihan hunian, yaitu Tipe Amethyst dengan luasan 30/60 m2, mencakup dua kamar tidur dan satu kamar mandi, yang dibandrol seharga Rp400 jutaan. Kemudian Tipe Ruby 48/60 m2 Rp500 jutaan, Tipe Safir 60/72 m2 Rp600 jutaan, dan Tipe Diamond 88/91 m2 Rp800 jutaan.

“Diamond merupakan tipe hunian mewah, diperuntukan bagi konsumen yang sudah mapan. Memiliki view cukup bagus karena menghadap ke berbagai fasilitas kawasan, seperti taman seluas 2.000an m2, kolam renang, lapangan basket, play ground, dan jogging track,” ujar Nofrans.

Saat ini pengembang juga telah bekerjasama dengan sejumlah perbankan konvensional maupun syariah, antara lain Bank BTN dan OCBC NISP, CIMB Niaga, Permata Bank, BNI Syariah, dan Bank Mandiri Syariah.

Selain itu, pengembang juga menyediakan skema kepemilikan rumah cash bertahap sebanyak 60 kali cicilan. Untuk lebih memikat pembeli, saat ini perseroan juga menawarkan berbagai gimmick menarik, mulai dari hadiah langsung seperti hand phone, televisi, sepeda hingga undian dengan grand prize mobil. (Marlo KR/Bisnis)

Leave a Reply

Your email address will not be published.