December 3, 2022
Mal Kota Kasablanka milik Pakuwon Group (Foto: Pakuwon)

Industri properti sub sektor pusat perbelanjaan menjadi salah satu sektor yang paling babak belur terkena hantaman wabah Covid 19. Bahkan konglomerat properti seperti Pakuwon pun kesulitan membayar PBB.

JAKARTA – PT Pakuwon Jati Tbk memiliki beberapa properti di Jakarta, antara lain Kokas, ada Gandaria City Superblock, Blok M Plaza serta Apartemen Somerset Berlian. Presiden Direktur PT Pakuwon Jati Tbk Stefanus Ridwan, sebagaimana dikutip CNBC, buka-bukaan mengenai beban perusahaan dalam menanggung biaya pajak mal. Ia menyebut, jumlahnya tidak sedikit, mencapai puluhan miliar untuk satu mall yang ada di wilayah pusat Jakarta.

“Semua total (Pajak Bumi dan Bangunan) Kokas (Kota Kasablanka) Rp 30 m kira-kira. Jadi saya kira ngga gampang. Uang dapat dari mana? Uang ngga dapet apa-apa (pendapatan),” katanya kepada CNBC Indonesia, Senin (27/4).

Dalam situasi sulit saat ini, hampir semua properti tidak bisa diandalkan untuk meraup pendapatan. Sementara di sisi lain, ada beban yang harus dibayar.

“Contoh PBB DKI katanya sama dengan tahun lalu. Gimana mau bayar, duitnya aja ga ada. Sekarang duitnya ngga terima-terima, bayarnya miliaran. Semestinya bisa ngerti lah Pemda DKI, PBB mestinya kalau ini perlu dibebaskan. Bisnisnya aja ngga jelas. Kalau sama dengan tahun lalu gimana caranya?” sebut Stefanus.

Ungkapan itu tidak lepas dari kesulitan sejumlah penyewa lapak atau tennant di mal untuk membayar biaya sewa. Hal ini diakui oleh Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah mengungkapkan saat ini para penyewa sedang mengajukan keringanan pembiayaan.

“Di situ kebijaksanaan mal, apa nanti bisa diberikan penundaan jangka panjang terhadap mereka yang tutup tadi. Karena mereka kan benar-benar ngga bisa buka. Intinya mau niat, tapi kas ngga ada bingung juga. Itu yang saya minta kebijaksanannya ditunda apa gimana,” sebutnya.

Meski diapit keadaan sulit, namun sebenarnya para tenant memiliki kartu as. Yakni uang jaminan yang disetorkan penyewa kepada pengelola mall.

“Sebenarnya kami ada uang jaminan. Jadi sebenarnya mall bisa gunakan itu. Uang jaminan 3 bulan. Jadi uang kami titip di mall. Misal sewa sebulan, 10 kita taruh 30 tanpa bunga. Itu bisa digunakan dulu lah, jadi mall juga saya rasa bisa gunakan cadangan itu dulu. Saya rasa itulah solusinya. Cadangan deposit 3 bulan,” paparnya. (CNBC/MM)

Leave a Reply

Your email address will not be published.